RADAR MALANG—Kim Saeron, aktris muda kelahiran tahun 2000 yang meninggalkan banyak kenangan melalui peran-perannya di layar kaca, memang memiliki bakat luar biasa di dunia drama Korea.
Sebelum meninggal dunia, ada beberapa drama yang mencatatkan namanya sebagai salah satu aktris berbakat yang patut diperhitungkan di dunia hiburan Korea Selatan.
Simak lima drama yang menunjukkan perjalanan karirnya berikut!
The Queen’s Classroom (2013)
Drama ini mengisahkan Ma Yeo Jin, seorang guru yang tegas dan manipulatif, yang mengajarkan realitas keras kehidupan kepada murid-muridnya melalui metode kontroversial.
Dalam drama ini, Kim Sae Ron memerankan Kim Seo Hyun, salah satu siswa yang awalnya memberontak terhadap metode pengajaran Ma Yeo Jin. Peran Kim Seo Hyun penting dalam menunjukkan transformasi dari seorang siswa yang skeptis menjadi individu yang lebih dewasa dan mandiri, mencerminkan dampak mendalam dari pendekatan pengajaran Ma Yeo Jin.
Keberhasilan drama ini membantu memperkuat reputasi Kim Saeron sebagai aktris muda berbakat yang mampu menampilkan berbagai emosi dengan intens.
Hi! School-Love On (2014)
"Hi! School: Love On" mengisahkan Lee Seul Bi, seorang malaikat yang ditugaskan ke Bumi untuk menjaga Shin Woo Hyun, seorang siswa yang tinggal bersama neneknya dan menyimpan luka emosional akibat ditinggalkan oleh orang tuanya.
Dalam drama ini, Kim Sae Ron memerankan Lee Seul Bi, malaikat yang berubah menjadi manusia dan harus beradaptasi dengan kehidupan sebagai remaja di dunia manusia.
Perannya sebagai Seul Bi menonjolkan kemampuannya dalam menggambarkan karakter yang polos namun kuat, menghadapi tantangan baru dengan keberanian dan keceriaan.
Mirror of The Witch (2016)
mengisahkan perjalanan Heo Jun, seorang pemuda cerdas yang menghadapi diskriminasi karena statusnya sebagai anak tidak sah. Ia memilih meninggalkan bakat alaminya dan beralih mencari uang dengan memanfaatkan penampilan dan kecerdasannya.
Sementara itu, Ratu Shim, yang tidak bisa mengandung, meminta bantuan dukun Hong Joo.
Dengan sihir hitam, Hong Joo membantu Ratu melahirkan sepasang anak kembar: Pangeran Soonhwae dan Putri Seo Ri. Namun, Seo Ri dikutuk dan ditinggalkan di pegunungan. Di sana, ia bertemu dengan Heo Jun. Kutukan tersebut menyebabkan siapa pun yang mencintai Seo Ri akan mati.
Peran Kim Sae-ron sebagai Putri Seo Ri menonjol dalam drama ini, menampilkan perjuangan dan tekadnya melawan takdir yang kejam.
The Great Shaman Ga Doo Shim (2021)
The Great Shaman Ga Doo Shim merupakan drama dengan genre supernatural yang mengangkat kisah seorang gadis yang memiliki kemampuan untuk melihat roh.
Kim Saeron berperan sebagai Ga Doo Shim, seorang remaja yang harus berjuang dengan kekuatan gaib yang ada dalam dirinya.
Drama ini menggabungkan elemen horor dan thriller dengan tema pertemanan dan perjuangan. Peran Kim Saeron sebagai seorang karakter dengan kekuatan luar biasa dan tantangan batin sangat memikat penonton, dan drama ini memberikan dampak besar dalam karirnya karena menunjukkan kemampuannya beradaptasi dengan genre yang lebih gelap dan penuh ketegangan.
Bloodhounds (2023)
Bloodhounds adalah serial drama Korea yang dirilis pada tahun 2023, mengisahkan perjalanan Kim Geon-woo, seorang petinju pemula yang berusaha membantu ibunya keluar dari jeratan utang kepada rentenir kejam, Smile Capital.
Dalam upayanya, Geon-woo bekerja sama dengan Hong Woo-jin, sesama mantan marinir dan petinju, serta Choi Tae-ho, seorang pemberi pinjaman dermawan. Mereka bersama-sama berjuang melawan praktik keji Smile Capital.
Kim Sae-ron memerankan Kim Hyun-joo, cucu angkat Choi Tae-ho yang bertekad menghancurkan para rentenir. Perannya sebagai Hyun-joo menambah kedalaman emosional dalam alur cerita, terutama dalam dinamika keluarga dan perjuangan melawan ketidakadilan.
Kim Saeron mungkin telah meninggalkan dunia hiburan lebih cepat dari yang kita harapkan, namun drama-drama yang ia perankan akan selalu dikenang. Melalui berbagai peran yang beragam, Kim Saeron berhasil meninggalkan jejak yang mendalam dalam industri drama Korea, dan karya-karyanya akan terus hidup di ingatan para penggemar. (Talita)
Editor : Aditya Novrian