RADAR MALANG - Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah.
Di bulan ini, umat muslim berlomba lomba dalam mengamalkan kebaikan.
Seperti yang telah diketahui, bulan Ramadan terdapat tiga babak.
Masing-masing memiliki keutamannya.
Saat ini, sudah memasuki sepuluh hari kedua di bulan Ramadan.
Baca Juga: Tetap Bugar di Bulan Ramadan, Ini Rekomendasi Olahraga Ringan yang Bisa Anda Coba
Sepuluh hari kedua ini biasa disebut dengan maghfirah, yang berarti pengampunan.
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: Barang siapa yang berpuasa Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu (HR Bukhari dan Muslim).
Oleh karena itu, di sepuluh hari kedua bulan Ramadan alangkah baiknya dengan gencar meminta ampunan kepada Allah SWT.
Berikut adalah amalan yang dapat dilakukan di sepuluh hari kedua bulan Ramadan.
Baca Juga: Tips dan Trik Memasak Sahur dengan Cepat dan Efektif Tanpa Ketinggalan Waktu
Memperbanyak Istighfar dan Tobat
Ramadhan adalah momen terbaik untuk bertaubat. Allah SWT menjanjikan ampunan bagi hamba-Nya yang tulus bertaubat, sebagaimana firman-Nya:
وَإِنِّي لَغَفَّارٌۭ لِّمَن تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ صَٰلِحًۭا ثُمَّ ٱهْتَدَىٰ
“Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi siapa saja yang bertobat, beriman, beramal saleh, dan tetap berada dalam petunjuk.” (QS Thaha: 82)
Rasulullah SAW, meskipun maksum, tetap memperbanyak istighfar setiap hari. Beliau bersabda:
وَاللَّهِ إِنِّي لَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ فِي الْيَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعِينَ مَرَّةً
“Demi Allah, sesungguhnya aku beristighfar dan bertaubat kepada-Nya lebih dari 70 kali dalam sehari.” (HR Bukhari)
Meningkatkan Kualitas Ibadah dan Salah Malam
Baca Juga: Membongkar Mitos dan Fakta Seputar Sahur dan Berbuka PuasaDi sepuluh hari kedua Ramadhan, kita dianjurkan untuk semakin meningkatkan ibadah, baik shalat, membaca Al-Qur’an, maupun amal saleh lainnya.
Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ اللَّهَ يَبْسُطُ يَدَهُ بِاللَّيْلِ، لِيَتُوبَ مُسِيءُ النَّهَارِ، وَيَبْسُطُ يَدَهُ بِالنَّهَارِ، لِيَتُوبَ مُسِيءُ اللَّيْلِ، حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا
Artinya: Sesungguhnya Allah membentangkan tangan-Nya pada malam hari agar orang yang berbuat dosa di siang hari mau bertaubat, dan membentangkan tangan-Nya pada siang hari agar orang yang berbuat dosa di malam hari mau bertaubat, hingga matahari terbit dari barat (HR Muslim).
Perbanyaklah shalat malam karena memiliki keutamaan besar untuk menghapus dosa dan mendekatkan diri kepada Allah.
Baca Juga: Masjid Baiturrahmah Malang Rutin Adakan Buka Puasa Bersama Gratis untuk Masyarakat Umum
Bacalah Al-Qur’an dan renungkan maknanya, seperti firman Allah:
شَهْرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلْقُرْءَانُ
Artinya: Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an (QS Al-Baqarah: 185).
Selain itu, bersedekah juga dianjurkan, karena Rasulullah SAW dikenal sebagai orang paling dermawan, terutama di bulan Ramadhan. (HR Bukhari)
Memohon Doa dengan Kesungguhan
Ramadhan adalah waktu mustajab untuk berdoa. Allah SWT berfirman:
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌۭ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ
Artinya: Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku (QS Al-Baqarah: 186).
Manfaatkan Ramadan untuk memohon dengan tulus, karena Allah menjanjikan kedekatan dan pengabulan doa bagi siapa saja yang memintanya.
Baca Juga: Fakta! Puasa Terbukti Aman untuk Penderita GERD, Simak Penjelasan Ilmiahnya!
Itulah amalan yang dapat dilakukan pada sepuluh hari kedua di bulan Ramadan.
Jadikan Ramadan momen emas untuk meraih ampunan Allah.
Bukan sekadar menahan lapar dan haus, tapi juga menyucikan hati dan memperbaiki diri agar kembali dalam keadaan bersih. (rsy)
Editor : Aditya Novrian