Puasa seharusnya menjadi momen yang baik untuk menjaga pola makan dan kesehatan tubuh. Namun, tidak sedikit orang justru mengalami kenaikan berat badan selama bulan Ramadan. Apa penyebabnya?
Dilansir dari siloamhospitals.com inilah beberapa kebiasaan yang bisa memicu naiknya berat badan saat berpuasa:
1. Melewatkan Sahur
Sebagian orang mengira bahwa tidak makan sahur dapat membantu menurunkan berat badan.
Faktanya, melewatkan sahur justru membuat tubuh merasa sangat lapar, sehingga meningkatkan nafsu makan saat berbuka.
Akibatnya, konsumsi makanan berlebihan tidak dapat dihindari, yang akhirnya berkontribusi pada kenaikan berat badan.
2. Tidur Setelah Sahur
Langsung tidur setelah sahur juga bisa menyebabkan berat badan naik.
Saat tidur, metabolisme tubuh melambat sehingga kalori yang dikonsumsi tidak terbakar dengan optimal.
Kalori yang tidak terpakai ini kemudian disimpan sebagai lemak dalam tubuh.
Baca Juga: Malu Ngobrol Saat Puasa Karena Bau Mulut? Coba Cara Ini Biar Percaya Diri Lagi!
3. Konsumsi Makanan Tidak Sehat dan Berlebihan
Pilihan makanan saat berbuka juga berpengaruh terhadap berat badan.
Makanan tinggi gula, gorengan, dan junk food sering menjadi pilihan utama setelah berpuasa.
Ditambah dengan porsi makan yang berlebihan, kondisi ini dapat memicu lonjakan berat badan secara signifikan.
4. Kurang Tidur
Puasa sering kali mengubah pola tidur seseorang.
Jika tidak diatur dengan baik, kurang tidur dapat meningkatkan hormon ghrelin yang memicu rasa lapar.
Akibatnya, keinginan untuk makan menjadi lebih besar dan berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan.
Baca Juga: Mengapa Orang Sering Mengantuk Saat Menjalankan Puasa? Ini Penjelasan Ilmiahnya!
5. Dehidrasi
Kurangnya asupan cairan selama puasa dapat membuat tubuh keliru dalam mengartikan rasa lapar dan haus.
Akibatnya, saat berbuka sahur, seseorang cenderung makan dalam porsi besar untuk menggantikan energi yang hilang, tanpa menyadari bahwa sebagian besar rasa lapar yang dirasakan sebenarnya disebabkan oleh dehidrasi.
6. Minimnya Aktivitas Fisik
Rasa lemas saat bepuasa sering membuat seseorang enggan untuk berolahraga atau bergerak aktif.
Padahal, kurangnya aktivitas fisik menyebabkan kalori yang masuk tidak terbakar secara optimal, sehingga berat badan pun naik.
Baca Juga: Fakta! Puasa Terbukti Aman untuk Penderita GERD, Simak Penjelasan Ilmiahnya!
7. Metabolisme Tubuh yang Melambat
Selama puasa, tubuh beradaptasi dengan mengurangi penggunaan energi, yang menyebabkan metabolisme melambat.
Jika tidak diimbangi dengan aktivitas fiisik yang cukup dan pola makan yang seimbang.
Agar berat badan tetap terjaga selama puasa, penting untuk menerapkan pola makan sehat, menghindari konsumsi berlebihan, mencukupi kebutuhan cairan, serta tetap melakukan aktivitas fisik ringan.
Denga begitu, puasa tidak hanya menjadi ibadah tetapi juga momentum untuk hidup lebih sehat.(NR)
Editor : Aditya Novrian