RADAR MALANG - Dunia maya tengah digemparkan dengan tren gambar bergaya Ghibli yang dihasilkan oleh Artificial Intelligence (AI).
Fitur ini merupakan salah satu update baru dari ChatGPT (GPT-4o).
Terutama di media sosial X, warganet beramai-ramai menggunakan AI generator untuk mengubah foto mereka menjadi animasi dengan artstyle Ghibli.
Bahkan CEO OpenAI, Sam Altman, juga turut mengikuti tren tersebut dengan mengganti foto profilnya menggunakan artstyle khas Ghibli yang diduga berasal dari AI generator.
Di tengah kemunculan tren ini, pernyataan tokoh legendaris Hayao Miyazaki mengenai AI kembali menjadi sorotan.
Dalam video berdurasi dua menit dua puluh detik yang diunggah oleh Manhattan Project for a Nuclear-Free World, Miyazaki memberikan kritik tajam terhadap AI.
Ia menonton demo animasi yang dikembangkan oleh AI dan menyampaikan ketidaksukaannya dengan tegas.
"Saya benar-benar jijik. Jika Anda benar-benar ingin membuat hal-hal yang menyeramkan, silakan saja. Saya tidak akan pernah ingin memasukkan teknologi ini ke dalam karya saya sama sekali," ujarnya.
Sebelumnya ia menceritakan tentang seorang teman disabilitasnya yang bahkan kesulitan mengangkat tangan untuk melakukan high five.
Menurutnya, "Siapa pun yang menciptakan hal ini tidak tahu apa itu rasa sakit."
"Saya sangat merasa bahwa ini adalah penghinaan terhadap kehidupan itu sendiri.”
Tak berhenti di situ, isu terkait AI dalam industri kreatif semakin luas.
Dari laporan yang di wartakan oleh media Variety, aktor Hollywood dan pekerja kreatif lainnya juga tengah menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap OpenAI dan perusahaan AI lainnya.
Mereka menolak upaya lobi yang bertujuan untuk “melemahkan atau menghilangkan” perlindungan atas karya berhak cipta dalam pelatihan sistem AI.
Dalam komentar yang diajukan ke Kantor Kebijakan Sains dan Teknologi pemerintahan Trump awal bulan ini.
Lebih dari 400 pembuat film, aktor, dan musisi menentang upaya untuk memberikan pengecualian khusus bagi perusahaan AI dalam mengeksploitasi industri kreatif dan pengetahuan Amerika.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Studio Ghibli mengenai tren AI yang menyerupai artstyle mereka.
Namun, muncul banyak pertanyaan mengenai hak cipta.
Bukan hanya terkait karya Studio Ghibli, tetapi juga mengenai gambar-gambar yang diinterpretasikan ulang oleh AI. (ney)
Editor : Aditya Novrian