Mengenal Tren Kesenjangan Sosial yang Viral di TikTok

Aditya Novrian • Dipublikasikan Rabu, 23 April 2025 | 20:15 WIB
Tangkapan layar tren kesenjangan sosial yang viral di TikTok. (TikTok/@sastrasilalahii, @fngrlacc_)
Tangkapan layar tren kesenjangan sosial yang viral di TikTok. (TikTok/@sastrasilalahii, @fngrlacc_)

RADAR MALANG - Selain tren velocity yang masih belum reda viralnya, TikTok kedatangan tren baru lagi, yaitu tren “Kesenjangan Sosial”.

Akhir-akhir di linimasa TikTok banyak bermunculan konten video yang berisi percakapan singkat antara masyarakat kelas atas dengan kalangan bawah atau menengah.

Isi percakapan tersebut mencerminkan ketimpangan gaya hidup dua orang dari kelas sosial berbeda dan berada dalam masa pendekatan.

Mengutip dari Gramedia.com, kesenjangan sosial merupakan suatu kondisi ketidakseimbangan dalam kehidupan masyarakat.

Hal tersebut seringkali dikaitkan dengan perbedaan yang sangat nyata dan dapat dilihat dalam segi keuangan masyarakat, seperti kekayaan harta.

Tren ini kemudian menjadi proyeksi yang memperlihatkan kontras gaya hidup sehari-hari antara kelas atas dan kelas menengah atau bawah.

Dengan diiringi musik “Just a Friend To You” milik Meghan Trainor, percakapan kesenjangan sosial ini jadi lebih ironis.

Walaupun lagu tersebut sebenarnya bukan tentang kesenjangan sosial, namun tentang perasaan seseorang yang mencintai sahabatnya, tetapi terjebak dalam status cuma teman.

Salah satu alasan mengapa tren ini begitu viral adalah karena banyak pengguna merasa “relate” atau bisa merasakan realitas serupa. 

Terutama bagi mereka yang berasal dari kalangan menengah atau bawah, interaksi yang ditampilkan terasa sangat dekat dengan kehidupan nyata.

Meskipun menyentuh isu sosial yang cukup serius, konten-konten ini justru dikemas dengan gaya ringan dan jenaka.

Sehingga mudah diterima publik dan menjadi bahan hiburan yang juga membuka ruang diskusi. 

Tren ini juga ramai karena banyak yang merasa relate dengan percakapan tersebut.

Apalagi yang berstatus sebagai masyarakat kelas menengah dan bawah.

Meskipun tema kesenjangan sosial ini merupakan tema yang serius, namun konten-konten yang dibuat disampaikan dengan lucu.

Berikut beberapa contoh kata-kata di konten kesenjangan sosial yang sedang viral:

1. A: “Wastafel kamu lupa dimatiin tuh”

B: “Bukan jir itu rumah aku bocor”

2. A: “Kamu kok mandi malem-malem? Gak dingin?”

B: “Kan tinggal mandi pake air anget”.

A:“Oh kamu tadi masak air dulu ya? Pantesan lama.”

B: “Loh kan tinggal pake Water Heater.”

3. A:“Nanti kalau hujan gimana?”

B:“Kan pake mobil.”

4. A: “Kok baju ditaruh di lantai?”

B: “Bukan, itu keset.”

Itu dia penjelasan dan beberapa contoh tren kesenjangan sosial yang sedang viral di TikTok akhir-akhir ini.

Apakah Anda merasa relate dengan tren ini? (rossa)

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Gramedia.com
tren Viral Velocity TikTok kesenjangan sosial Linimasa