Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Gen Z Wajib Punya Soft Skill Ini untuk Bertahan di Dunia Kerja

Aditya Novrian • Selasa, 6 Mei 2025 | 19:15 WIB
Ilustrasi problem solving yang merupakan bagian dari soft skill. (pch.freepik)
Ilustrasi problem solving yang merupakan bagian dari soft skill. (pch.freepik)

RADAR MALANG - Dunia kerja terus berubah, dan Gen Z berada di garis depan menghadapi tantangan baru yang menuntut lebih dari sekadar kemampuan teknis.

Soft skill menjadi kunci utama bagi mereka yang ingin bertahan dan berkembang di lingkungan kerja modern.

Tak sekadar tren, tetapi kebutuhan nyata yang semakin mendesak seiring dengan pola kerja yang semakin kolaboratif dan dinamis. 

Kemampuan bekerja dalam tim atau team work menjadi soft skill paling krusial saat ini.

Data dari laporan Populix Working Trend 2023 menunjukkan bahwa 73% profesional menilai kerja sama tim sebagai keterampilan yang paling dibutuhkan, baik di kalangan Gen Z maupun Milenial.

Ini bukan sekadar berbagi tugas, tetapi tentang bagaimana setiap individu bisa berkontribusi dalam ekosistem kerja yang lebih luas, memahami peran masing-masing, dan menciptakan sinergi yang efektif. 

Setelah kerja sama tim, komunikasi menjadi aspek tak terpisahkan. Kemampuan berbicara di depan umum (public speaking), keterampilan presentasi, dan komunikasi efektif menempati posisi kedua dengan angka 65,4%.

Menyampaikan ide dengan jelas, mendengarkan secara aktif, serta memahami konteks percakapan menjadi bekal yang esensial, terutama di era di mana kerja lintas divisi dan global semakin lazim. 

Manajemen waktu pun menjadi tantangan tersendiri.

Dengan beban kerja yang terus meningkat dan tuntutan multitasking yang tinggi, 58,6% profesional menilai keterampilan ini sebagai sesuatu yang harus dimiliki.

Kemampuan mengatur prioritas, menyusun strategi penyelesaian tugas, serta menghindari kelelahan berlebihan adalah elemen penting dalam menjaga keseimbangan produktivitas dan kesehatan mental. 

Di luar tiga keterampilan utama tersebut, ada beberapa soft skill lain yang semakin dicari.

Problem solving atau kemampuan menyelesaikan masalah menjadi nilai tambah yang memungkinkan individu bertindak cepat dalam situasi yang tidak terduga.

Leadership dan keterampilan penjualan juga menjadi bagian dari kompetensi yang tidak bisa diabaikan, terutama bagi mereka yang bercita-cita memimpin tim atau ingin sukses di dunia bisnis. 

Gen Z perlu memahami bahwa dunia kerja bukan hanya soal keahlian teknis, tetapi juga soal bagaimana mereka berinteraksi, berpikir, dan menghadapi tantangan dengan fleksibilitas.

Keterampilan ini bukan sekadar nilai tambah, tetapi fondasi utama yang menentukan bagaimana mereka membangun masa depan karier yang lebih sukses dan berdaya saing. (sai)

Editor : Aditya Novrian
#Gen Z #time management #manajemen waktu #soft skill #Problem Solving #Dunia Kerja