Produk fashion Kupu Sutera mampu membawa nama Kabupaten Pasuruan ke kancah internasional. Kini, bisnis berutan R Arianto Nugroho E itu juga sedang melakukan ekspansi pemberdayaan masyarakat ke luar daerah seperti Provinsi Riau.
Kisah sukses Arianto bersama tim dalam mengelola Kupu Sutera berawal dari penawaran untuk budidaya ulat sutera daun jarak. Ada beberapa negara berkembang yang mendapat tawaran seperti Indonesia. Setelah melakukan riset, Arianto memutuskan serius melakukan budidaya. Sebab ulat sutera daun jarak dikenal lebih sustainable dan ramah lingkungan dibanding ulat sutera pemakan murbai.
Dalam satu bulan, sutera yang bisa diolah menjadi benang sebanyak 70 kilogram. Kemudian ada yang dikembangkan menjadi sepatu dan tas. Jumlahnya tidak banyak karena Kupu Sutera tidak hanya memiliki tujuan profit. Namun lebih pada pemberdayaan masyarakat. Salah satunya disabilitas untuk pemintalan.
Satu produk sepatu dihargai Rp 1,3 juta sampai Rp 2 juta. Sementara untuk tas kisaran Rp 800 ribu sampai Rp 3 juta. Seluruh produk dijual melalui online. Saat ini, Kupu Sutera sedang menjalin kerjasama dengan RAPP (Riau Andalan Pulp and Paper). (mel/adn)
Editor : Aditya Novrian