Makanan pesawat sering kali mendapat reputasi kurang mengenakkan: hambar, kurang bumbu, bahkan terasa aneh di lidah.
Banyak yang mungkin langsung menyalahkan koki atau penyedia katering maskapai.
Ternyata, rasa makanan yang terasa hambar saat berada di pesawat bukanlah kesalahan dari sang koki, melainkan akibat perubahan kondisi fisik penumpang selama penerbangan.
Baca Juga: 5 Aktivitas Sore yang Bikin Pikiran Lebih Segar
Udara di dalam kabin pesawat yang sangat kering dapat memengaruhi saluran hidung, sehingga kemampuan indera penciuman pun menurun.
Saat penciuman melemah, secara otomatis lidah pun menjadi kurang sensitif dalam merasakan cita rasa makanan.
Selain itu, tekanan udara di kabin yang rendah juga berdampak pada menurunnya kadar oksigen dalam darah, yang kemudian mengganggu respons sistem saraf terhadap aroma.
Akibatnya, kemampuan mencium dan merasakan pun menurun secara signifikan.
Maka dari itu, jika makanan di pesawat kurang lezat alasannya adalah tubuh sedang beradaptasi dengan kondisi ketinggian. (nai)
Editor : Aditya Novrian