RADAR MALANG - Trailer film horor terbaru yaitu Rego Nyowo mendadak viral di media sosial, bukan hanya karena kisahnya yang menyeramkan, tetapi juga karena latarnya belakang filmnya yang sangat khas dengan suasana kos-kosan anak kuliahan yang ada di Malang. Diproduksi oleh Hitmaker Studios dan disutradarai Rizal Mantovani, film ini mengangkat suasana lokal yang kuat sekaligus membuka potensi baru bagi Malang sebagai destinasi wisata film horor.
Menceritakan Kos yang Mencekam, Netizen Bernostalgia
Trailer yang berdurasi 1 menit lebih beberapa detik ini menampilkan kehidupan penghuni kos yang semula normal, namun perlahan-lahan berubah jadi mimpi buruk setelah kedatangan seorang mahasiswi baru, Lena yang diperankan oleh Sandrinna Michelle, pindah ke kos tua milik Bu Astri dan Pak Wiryo. Suasana bangunan kos yang sepi, lorong gelap, dan interaksi misterius antar penghuni kos membuat netizen merinding sekaligus bernostalgia saat melihat trailer film tersebut.
Beberapa komentar warganet ramai bermunculan
“Berasa banget vibes anak kos di Suhat, Tlogomas, sampe kampus-kampus Malang yang sering kehabisan air dan lampu mati!”
“Trailernya bikin pengen nonton sekaligus nggak pengen balik ke kos lama...”
Yang menarik lagi, suasana khas Malang tidak hanya muncul dari gaya berbicaranya saja dan kehidupan ala anak kosnya, tetapi juga dari latar lokasi yang menunjukkan daerah perbukitan, jalan kampung, dan suasana segar khas Malang.
Para Pemeran Muda dan Senior yang Menghidupkan Jalannya Cerita
Selain setting film yang kuat, film ini juga diperkuat oleh deretan pemain muda dan para aktor berpengalaman, antara lain:
-
Sandrinna Michelle sebagai Lena, mahasiswi baru yang akan menjadi pusat cerita atau pemeran utama.
-
Ari Irham sebagai Benhur, kakak Lena, dikenal juga sebagai DJ dan aktor muda berbakat.
-
Cassandra Lee sebagai Rina, teman kos yang ceria namun menyimpan banyak tanya.
-
Didukung oleh aktor senior seperti Diah Permatasari dan Erwin Moron sebagai pemilik kos yang terlihat misterius.
-
Pemeran lain seperti Rayensyah Rassya, Sheva Audrey, hingga Michael Russell turut memiliki peran menghidupkan suasana mencekam di dalam kos.
Disutradarai Rizal Mantovani yang terkenal lewat karya film Jelangkung dan Kuntilanak, Rego Nyowo membawa konsep horor lokal ke level yang lebih emosional, karena dekat dengan realita anak muda yang sering kali merantau meninggalkan rumah dan tinggal di kos.
Spot yang Berpotensi Menjadi Destinasi Wisata Horor
Tidak hanya menawarkan ceritanya saja, film ini bisa membuka peluang baru untuk wisata horor di Malang. Beberapa lokasi syuting ini yang akan muncul dalam trailer diyakini warganet berada di
-
Kawasan perbukitan sekitar Tlogomas atau Gunungsari,
-
Hutan dan jalan kecil yang mirip dengan Coban Jahe atau Bukit Kuneer,
-
Bangunan kos bergaya kolonial yang menyerupai penginapan lawas di Kota Lama Malang atau daerah Sumber Jenon.
Jika dikelola dengan baik, spot lokasi syuting ini bisa dikembangkan sebagai bagian dari tur Rego Nyowo Experience bagi wisatawan yang pecinta horor dan penonton film lokal yang gemar mengunjungi tempat bekas lokasi syuting.
Rego Nyowo bukan hanya film horor biasa. Dia menghadirkan perpaduan antara suasana mencekam, teror, kisah anak kos, dan sentuhan lokal yang kuat. Malang tidak hanya menjadi latar, tetapi juga menjadi karakter di dalam cerita dengan udara dinginnya, pepohonannya yang rimbun, dan suasana kos mencekam yang familiar bagi banyak penonton.
Antusiasme netizen terhadap trailer ini membuktikan bahwa film horor bisa lebih dari sekadar menakut-nakuti. Dia bisa menjadi alat nostalgia, media bernostalgia hidup perantauan, hingga peluang wisata horor.
Rego Nyowo akan tayang di bioskop mulai 31 Juli 2025. Siap-siap, Malang akan terasa lebih mencekam dari biasanya! (fie)
Editor : A. Nugroho