Bayangkan menjelajah tempat hingga nonton konser tanpa meninggalkan kamar. Roblox mewujudkan itu semua. Mahasiswa bikin peta kampus, sementara band Coldiac menggelar jumpa fans dan bocoran lagu baru di dunia 3D imersif. Game ini kini bukan sekadar hiburan, tapi arena kreativitas.
BUNDARAN Universitas Negeri Malang (UM) mendadak ramai, tapi bukan di dunia nyata. Di Roblox, mahasiswa asyik main bareng (mabar) sambil menjelajah kampus dan landmark kota secara virtual. Game itu memfasilitasi tempat jutaan orang berkumpul untuk berimajinasi, berkreasi, dan berbagi pengalaman dalam dunia 3D imersif.
Mayoritas pemain berasal dari Gen Z dan Gen Alpha yang berusia 12 hingga 25 tahun. Mereka banyak yang mengenal Roblox melalui TikTok. Tren ini membuat kreator lokal di Malang mulai membuat map (peta) Roblox yang menampilkan tempat-tempat ikonik kota. Seperti Balai Kota Malang, Universitas Brawijaya (UB), hingga UM.
”Pas dikontenin di TikTok, baru ramai mahasiswa UM yang mau ikut mabar,” ujar Rina Indah Purwaningsih, salah satu pelopor grup Roblox di UM.
Karena peminatnya terus bertambah, Rina membentuk grup WhatsApp Roblox Cabang Yuem sebagai tempat mahasiswa janjian untuk mabar. Kegiatan mereka beragam. Ada yang menjelajah map kampus UM, berfoto di bundaran depan Gedung Rektorat, hingga joget bareng di ruang virtual.
Suasana yang awalnya hanya untuk bermain, lama-kelamaan berkembang menjadi obrolan santai seputar Roblox, berbagi trik, hingga mendiskusikan map baru yang sedang tren.
Selain itu, para pemain juga kerap melakukan trade item, barter barang virtual seperti kursi, pohon, atau aksesori avatar. ”Trade item menjadi solusi ketika pemain bosan dengan avatar atau map lama,” ungkap Rina.
Apalagi harga Robux cukup mahal. Tiap 1.000 Robux sekitar Rp150 ribu. Robux adalah mata uang resmi Roblox yang digunakan untuk membeli item atau mempercantik map.
Tren terbaru di kalangan pemain Malang adalah naik gunung virtual. Banyak yang belum diperbolehkan naik gunung di dunia nyata, sehingga mereka menyalurkan hobi menjelajah pegunungan, lembah, hingga sungai secara virtual. Peta Roblox juga kerap menghadirkan konser virtual atau tempat nongkrong interaktif, membuat pengalaman bermain lebih berwarna.
Mayoritas pemain menggunakan Roblox sebagai stress release. Mereka bisa berinteraksi lewat voice chat, bercanda, berdiskusi, atau sekadar menemani teman bermain. Roblox bukan sekadar game, tapi sudah menjadi ruang sosial digital, tempat anak muda berkumpul, berkreativitas, dan menjelajah dunia virtual tanpa batas. (aff/adn)
Editor : A. Nugroho