Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tips Membuat Bunga Segar Tidak Cepat Layu

A. Nugroho • Selasa, 16 September 2025 | 18:43 WIB
SEGAR: Ini Tips Agar Bunga Tidak Mudah Layu
SEGAR: Ini Tips Agar Bunga Tidak Mudah Layu

RADAR MALANG - Bunga selalu punya cara untuk membuat suasana jadi lebih indah. Baik itu mawar, lili, tulip, atau bahkan bunga matahari, kehadiran mereka mampu memberi sentuhan manis di ruang tamu, meja kerja, maupun sebagai hadiah untuk orang tersayang. Sayangnya, keindahan bunga segar sering kali hanya bertahan sebentar. Baru sehari atau dua hari diletakkan di vas, kelopak mulai mengerut, tangkai melemah, dan warnanya memudar. Rasanya sayang sekali jika bunga yang sudah dibeli dengan penuh cinta harus cepat layu. Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan supaya bunga segar bisa bertahan lebih lama.

 

Hal pertama yang paling penting adalah memperhatikan air dalam vas. Sama seperti manusia, bunga juga butuh “minum”. Pastikan kamu mengganti air setiap hari atau minimal dua hari sekali. Jangan biarkan air keruh karena bisa memicu bakteri yang mempercepat layunya bunga. Lebih baik gunakan air bersih pada suhu ruangan, jangan terlalu panas atau terlalu dingin, karena bisa membuat batang stres.

 

Selain air, pemotongan batang bunga juga berpengaruh besar. Biasakan memotong bagian bawah batang dengan posisi miring sekitar 45 derajat. Cara ini membuat bunga lebih mudah menyerap air. Gunakan gunting tajam atau pisau khusus bunga supaya batang tidak remuk. Kalau batang dipotong lurus, justru aliran air ke dalam bisa terhambat.

 

Tips berikutnya adalah jangan lupa buang daun yang terendam air. Daun yang dibiarkan berada di bawah permukaan air bisa cepat membusuk, dan dari situ bakteri mudah menyebar ke seluruh tangkai. Akibatnya bunga pun jadi cepat layu. Jadi, cukup sisakan daun di bagian atas tangkai yang berada di luar vas.

 

Supaya bunga semakin awet, kamu juga bisa memberikan “makanan tambahan”. Biasanya toko bunga sudah menyediakan bubuk pengawet yang bisa ditaburkan ke dalam air. Tapi kalau tidak ada, kamu bisa membuat versi sederhana di rumah, misalnya dengan mencampurkan sedikit gula dan air perasan lemon. Gula berfungsi memberi energi pada bunga, sementara asam dari lemon membantu menghambat pertumbuhan bakteri. Ada juga trik menambahkan sedikit cuka putih atau bahkan seujung sendok pemutih pakaian, yang dipercaya bisa mencegah bakteri berkembang biak.

 

Letak vas juga sangat memengaruhi umur bunga. Jangan meletakkannya di tempat yang terkena sinar matahari langsung atau dekat sumber panas seperti kompor dan televisi. Suhu panas bisa membuat bunga cepat kehilangan kelembapan. Sebaliknya, pilih tempat yang sejuk, teduh, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Kalau malam hari, bunga bisa kamu pindahkan ke ruangan yang lebih dingin supaya lebih segar saat pagi.

 

Bunga juga tidak suka berdekatan dengan buah-buahan. Mungkin terdengar aneh, tapi buah yang matang mengeluarkan gas etilen yang bisa mempercepat proses pelayuan. Jadi, usahakan vas bunga dan keranjang buah tidak ditempatkan di meja yang sama.

 

Selain itu, cobalah untuk menyemprotkan air ke kelopak bunga sekali atau dua kali sehari. Semprotan halus ini membantu menjaga kelembapan dan membuat bunga tampak lebih segar. Namun, jangan sampai berlebihan karena bisa membuat kelopak terlalu basah dan justru cepat rusak.

 

Dengan perawatan sederhana ini, bunga segar bisa bertahan hingga beberapa hari lebih lama, bahkan seminggu atau lebih tergantung jenisnya. Jadi, kalau kamu ingin hadiah bunga tetap indah lebih lama, atau ingin ruangan di rumah terasa segar dan berwarna, pastikan tips-tips di atas selalu diterapkan. (mkp)

Editor : A. Nugroho
#bunga #Tumbuhan #malang #lily