Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

7 Tips Hemat Listrik yang Wajib Diketahui Anak Kost di Kota Malang agar Dompet Tetap Aman

A. Nugroho • Jumat, 19 September 2025 | 19:29 WIB
HEMAT: Biaya listrik bisa membengkak jika penggunaan listrik tidak digunakan dengan benar
HEMAT: Biaya listrik bisa membengkak jika penggunaan listrik tidak digunakan dengan benar

RADAR MALANG – Hidup di Kota Malang sebagai mahasiswa atau pekerja perantau identik dengan tinggal di kamar kost. Selain biaya sewa, pengeluaran lain yang sering bikin kantong menipis adalah tagihan listrik. Meski terlihat sepele, listrik yang boros bisa menambah beban pengeluaran bulanan.

Untuk itu, ada sejumlah cara praktis yang bisa diterapkan anak kost agar lebih hemat. Langkah-langkah sederhana ini tidak hanya mengurangi biaya, tetapi juga membantu mengurangi konsumsi energi yang berlebihan.

1. Matikan alat elektronik saat tidak dipakai

Banyak penghuni kost terbiasa membiarkan lampu, kipas angin, atau charger tetap menyala meskipun sudah tidak digunakan. Kebiasaan ini membuat listrik terbuang sia-sia. Jika mulai disiplin mematikan semua peralatan setelah selesai dipakai, tagihan bulanan bisa langsung berkurang.

Selain hemat, kebiasaan ini juga membuat peralatan lebih awet karena tidak bekerja terus-menerus. Efeknya, anak kost tidak perlu sering mengeluarkan biaya untuk servis atau membeli peralatan baru.

2. Gunakan lampu LED

Lampu LED terbukti lebih hemat energi dibanding lampu pijar biasa. Meski harga awalnya sedikit lebih mahal, penggunaannya jauh lebih tahan lama dan mengurangi tagihan listrik bulanan.

Di Kota Malang, banyak toko elektronik menyediakan lampu LED dengan berbagai pilihan harga. Anak kost bisa memilih sesuai kebutuhan dan ukuran kamar masing-masing.

3. Pilih peralatan listrik dengan watt rendah

Kipas angin, rice cooker, atau setrika berdaya rendah bisa jadi pilihan cerdas untuk anak kost. Selain ramah listrik, peralatan dengan watt kecil juga lebih bersahabat untuk daya kamar yang biasanya terbatas.

Jika peralatan berdaya besar dipakai secara bersamaan, bukan hanya tagihan membengkak, tetapi juga rawan membuat listrik turun (anjlok).

4. Manfaatkan cahaya dan ventilasi alami

Malang terkenal dengan udara sejuk, sehingga membuka jendela di pagi dan siang hari sangat membantu menghemat listrik. Cahaya matahari cukup untuk menerangi ruangan tanpa harus menyalakan lampu.

Ventilasi yang baik juga membuat udara lebih segar, sehingga kipas atau AC tidak harus bekerja seharian penuh.

5. Gunakan listrik prabayar atau token

Banyak kos di Malang sudah menggunakan listrik prabayar. Sistem ini membuat penghuni lebih sadar dalam mengatur konsumsi karena pulsa listrik harus diisi sesuai kebutuhan. Dengan begitu, anak kost bisa lebih disiplin dan tahu batas penggunaan sehari-hari.

6. Cabut steker setelah digunakan

Meski kecil, alat elektronik yang dibiarkan menancap di stopkontak tetap mengonsumsi listrik dalam mode standby. Charger, televisi, atau speaker mini sebaiknya dicabut jika tidak dipakai.

7. Biasakan disiplin

Semua tips hemat listrik tidak akan berhasil tanpa kedisiplinan. Membiasakan mematikan lampu saat keluar kamar atau mengontrol pemakaian kipas hanya saat perlu bisa sangat membantu. Semakin konsisten dilakukan, semakin terasa manfaatnya bagi dompet.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, anak kost di Malang bisa menekan biaya listrik bulanan tanpa mengurangi kenyamanan. Selain meringankan keuangan, kebiasaan hemat listrik juga memberi kontribusi positif pada lingkungan dengan mengurangi penggunaan energi berlebih. (gg)

Editor : A. Nugroho
#Tips hemat listrik #hemat listrik #Kota Malang