Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Selain Tren, Baby Spa di Malang Juga Jadi Ruang Parenting

A. Nugroho • Minggu, 5 Oktober 2025 | 18:26 WIB

ANAK JADI CERIA: Baby spa banyak dipilih karena memberikan dampak positif seperti bayi mudah terlelap dan nafsu makan meningkat.
ANAK JADI CERIA: Baby spa banyak dipilih karena memberikan dampak positif seperti bayi mudah terlelap dan nafsu makan meningkat.

Bukan sekadar tren, baby spa jadi ritual baru bagi orang tua muda dalam merawat buah hati. Treatment yang memadukan pijat, relaksasi, dan berenang ini membuat bayi lebih sehat hingga mudah tidur. Sementara para ibu mendapat bonus berupa quality time bersama si kecil.

 

KOMBINASI terapi berenang dan pijat bayi kini jadi tren baru bagi para orang tua muda. Sejak 2020, baby spa bermunculan di Kota Malang. Layanannya tidak lagi terbatas untuk bayi baru lahir hingga usia dua tahun, tetapi juga merambah ke paket relaksasi khusus untuk para ibu.

Kemudahan akses ilmu parenting melalui ponsel ternyata belum cukup membuat orang tua Gen-Z percaya diri. Saat harus mempraktikkan cara memandikan, memijat, hingga menenangkan si kecil, mereka lebih memilih pendampingan langsung. Baby spa pun jadi tempat pelarian sekaligus ruang belajar.

Orang tua bisa sekaligus mengamati bagaimana terapi dilakukan. Mulai hydrotherapy, baby massage, hingga stimulasi sederhana untuk tumbuh kembang si kecil.

”Itu bisa melatih otot, koordinasi gerakan, hingga stimulasi pernapasan bayi,” ujar Dinda Lovyana Zafril, pemilik Bynda Baby Spa.

Ruko mungil di Jalan Kalpataru Nomor 27, Lowokwaru itu nyaris tak pernah sepi. Mayoritas pengunjungnya adalah orang tua muda berusia 23—30 tahun. 

Paket yang paling banyak dipilih adalah baby spa, kombinasi hydrotherapy, dan pijat bayi. Selama 20 menit, bayi berenang bebas dengan neck ring, lalu dilanjut pijatan lembut yang disertai aromaterapi dan musik relaksasi. 

”Apalagi baby spa kami selalu menggunakan minyak kutus-kutus yang manfaatnya sudah terbukti baik untuk bayi,” lanjut Dinda.

Tak jarang, bayi langsung terlelap setelah treatment selesai. Belakangan, mereka juga menambah sesi gym ball ke dalam Baby Spa Package.

Tarifnya mulai Rp 130 ribu. Sedangkan layanan homecare seperti massage, cukur rambut, hingga tindik bayi bisa diakses dengan tambahan biaya Rp 15 ribu.

Bynda Baby Spa tidak hanya berfokus pada bayi. Para ibu yang menemani juga bisa ikut menikmati perawatan. Mulai full body massage, pijat nifas, hingga pijat ibu hamil. Sambil menunggu buah hati, mereka kerap mendapat ilmu parenting praktis dari terapis.

Dinda menegaskan, seluruh pegawainya wajib memiliki latar belakang kebidanan atau fisioterapi.

”Karena layanan yang kompleks dan wajib penuh kehati-hatian, kami hanya menerima pegawai lulusan bidan atau fisioterapi,” jelas pengusaha asal Kelurahan Gadang itu.

Menurutnya, mengurus bayi memang bisa dipelajari singkat. Namun tanpa dasar ilmu medis, praktiknya akan lebih sulit.

Bagi Dinda, memilih pegawai bersertifikat adalah bentuk tanggung jawab, sebab yang mereka tangani adalah anak orang. (aff/adn)

Editor : A. Nugroho
#baby spa #tren #ibu dan anak #BABY