Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sering Begadang? Yuk Coba Kurangi Kebiasaan Buruk Tidur Larut Malam dengan Beberapa Cara Ini

A. Nugroho • Selasa, 7 Oktober 2025 | 20:35 WIB
BEGADANG: Yuk kurangi kebiasaan begadang dengan beberapa cara berikut
BEGADANG: Yuk kurangi kebiasaan begadang dengan beberapa cara berikut

RADAR MALANG - Kebiasaan begadang atau tidur larut malam telah menjadi siklus di kalangan pekerja maupun pelajar. Meskipun sering dianggap sepele, pola tidur yang tidak teratur ini dapat membawa dampak negatif yang serius bagi kesehatan fisik dan mental. 

Salah satu dampak yang paling cepat terasa adalah menurunnya fokus dan konsentrasi saat beraktivitas. Kurangnya waktu tidur yang berkualitas dapat menghambat proses pemulihan otak, sehingga kita akan sulit berpikir jernih dan memengaruhi produktivitas harian. 

Oleh karena itu, penting untuk memahami bahwa tidur bukanlah sekadar istirahat, melainkan kebutuhan biologis yang bermanfaat untuk tubuh manusia. Mengatasi kebiasaan tidur larut malam memang bukan perkara yang mudah, apalagi jika sudah berlangsung lama. Diperlukan niat dan strategi yang tepat untuk memperbaikinya. 

Namun, jangan khawatir, karena mengembalikan kualitas tidur adalah hal yang sangat mungkin dilakukan. Dengan menerapkan beberapa penyesuaian dan disiplin, kamu akan dengan mudah mengurangi waktu begadang dan mendapat tidur yang cukup. Yuk cari tahu tips-tipsnya. 

 

  1. Tentukan Jadwal Tidur yang Konsisten 

Tubuh manusia memiliki jam internal yang disebut ritme sirkadian, ritme ini yang mengatur siklus bangun dan tidur. Ketika kita sering begadang, ritme ini akan menjadi kacau. Karena itu, kunci utama untuk mengatasinya adalah dengan menetapkan jadwal tidur yang ketat, termasuk pada akhir pekan.

Usahakan untuk tidur dan bangun pada jam yang sama setiap harinya. Konsistensi ini akan membantu melatih otak dan tubuh kamu untuk mengatur waktu tidur. Awalnya mungkin sulit, tetapi seiring waktu, tubuh kamu akan beradaptasi dan mulai lebih mudah tertidur dan terbangun tanpa alarm.

  1. Ciptakan Lingkungan Tidur yang Mendukung

Kualitas lingkungan tidur sangat memengaruhi kemampuan kita untuk cepat terlelap. Sebuah kamar tidur yang ideal seharusnya menjadi sumber ketenangan yang membantu untuk tidur lebih lelap. 

Pastikan kamarmu gelap, sunyi, dan sejuk, atau bisa juga disesuaikan dengan kondisi yang kamu suka. Suhu yang sedikit lebih rendah cenderung dapat membantu memicu rasa kantuk. Gunakan juga tirai tebal untuk menghalangi cahaya luar dan bisa juga menggunakan penutup telinga jika lingkunganmu bising. Selain itu, pastikan kasur dan bantal terasa nyaman, karena ketidaknyamanan dapat menjadi penghalang besar untuk tidur nyenyak.

  1. Batasi Paparan Cahaya Biru Sebelum Tidur 

Salah satu penyebab begadang terbesar di era digital adalah paparan blue screen atau cahaya biru yang dipancarkan oleh alat elektronik seperti smartphone, tablet, laptop, dan TV. Cahaya biru ini menekan produksi melatonin, sebuah hormon yang memberi sinyal pada tubuh bahwa sudah waktunya tidur.

Untuk mengurangi kebiasaan tidur larut malam, penting untuk menghindari penggunaan gawai setidaknya satu jam sebelum waktu tidur. Alihkan perhatian kamu ke kegiatan yang lebih menenangkan, seperti membaca buku, mendengarkan musik santai, atau bermeditasi. Jika memang terpaksa menggunakan gawai, aktifkan fitur night mode untuk mengurangi paparan cahaya biru. 

  1. Kelola Stres dan Kecemasan dengan Teknik Relaksasi

Sering kali, begadang terjadi bukan karena tidak merasa mengantuk, tetapi karena pikiran yang sibuk atau kecemasan yang meningkat di malam hari. Stres dapat memicu pelepasan hormon kortisol yang membuat tubuh tetap waspada dan sulit tertidur.

Kamu bisa memasukkan teknik relaksasi ke dalam rutinitas malam sebelum tidur. Beberapa metode yang terbukti efektif antara lain pernapasan dalam, meditasi, atau mandi air hangat. 

Aktivitas ini dapat membantu menenangkan sistem saraf dan menenangkan pikiran serta tubuh sebelum tidur. Jika pikiran kamu tetap berkecamuk, kamu juga bisa menuliskan semuanya sebelum tidur seperti melalui journaling atau diary. 

  1. Hindari Stimulan di Sore dan Malam Hari 

Apa yang kita konsumsi di sore hari sangat memengaruhi kualitas tidur kita di malam hari. Kafein seperti kopi, teh, atau minuman berenergi serta nikotin adalah stimulan yang efeknya bisa bertahan hingga berjam-jam dalam tubuh.

Untuk orang yang sulit tidur, disarankan untuk tidak mengonsumsi kafein setelah jam makan siang atau setidaknya 6-8 jam sebelum waktu tidur. Selain itu, alkohol juga dapat mengganggu tidur nyenyak di malam hari. Penting juga untuk membatasi porsi makan mendekati jam tidur, hal ini karena proses pencernaan yang aktif juga dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk rileks.


Dengan konsistensi dan menerapkan strategi di atas dapat membantu kamu untuk mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik dan mengurangi kebiasaan begadang. (kdk)

Editor : A. Nugroho
#begadang #kebutuhan biologis #istirahat #malam #Tidur