RADAR MALANG – Cuaca di Malang tidak menentu beberapa hari terakhir, hujan seringkali turun dengan tiba-tiba. Kondisi udara yang lembap dan minim sinar matahari membuat banyak orang kesulitan menjemur pakaian. Akibatnya, cucian jadi susah kering dan muncul bau apek yang mengganggu. Untuk mengatasi itu, berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan.
1. Gunakan kipas atau angin buatan
Saat sedang turun hujan atau saat cuaca sedang mendung, kamu bisa menggunakan kipas angin sebagai pengganti cahaya matahari. Hal tersebut untuk menghindari pakaian basah terlalu lama dan menimbulkan bau apek. Angin dari kipas dapat membantu mempercepat proses baju mengering. Cara ini efektif dilakukan malam hari atau saat cuaca hujan tidak memungkinkan menjemur di luar.
2. Jemur di ruangan dengan ventilasi cukup
Banyak orang menjemur di dalam kamar tertutup karena takut cucian kehujanan, padahal itu dapat menyebabkan pakaian semakin lembap. Sebaiknya pilih tempat yang punya sirkulasi udara bagus, seperti dekat jendela, teras tertutup, atau balkon beratap. Udara yang mengalir bebas membantu menguapkan air tanpa membuat ruangan pengap.
Kalau ruang terbuka terbatas, kamu bisa sedikit membuka pintu dan jendela agar udara tetap berganti. Hindari menjemur di kamar mandi karena kelembapannya tinggi dan berpotensi menimbulkan bau tidak sedap pada pakaian.
3. Balik sisi dalam pakaian
Sebelum menjemur pakaian pastikan kamu sudah membalik pakaian dulu. Hindari menjemur baju dari sisi luarnya. Cara ini membantu bagian kain yang tebal atau berlapis kering lebih dulu, karena bagian dalam biasanya lebih sulit kering dibanding luar. Selain itu, warna pakaian juga lebih awet karena tidak langsung terkena sinar matahari bila cuaca tiba-tiba cerah.
Trik ini juga membantu mengurangi risiko noda atau bekas jemuran di permukaan luar pakaian, terutama untuk baju berwarna gelap. Jadi, meski hujan terus turun, pakaian tetap terlihat rapi dan bersih tanpa pudar warnanya.
4. Gunakan pengharum pakaian atau cuka putih
Tambahkan sedikit pengharum pakaian atau setetes cuka putih saat proses bilasan terakhir. Cuka putih membantu membunuh bakteri penyebab bau apek tanpa merusak serat kain. Selain itu, aromanya bisa menetralkan bau lembap yang muncul karena proses pengeringan lambat.
Kalau kamu khawatir pakaian jadi bau cuka, jangan panik. Setelah kering, aroma tersebut akan hilang sepenuhnya dan justru meninggalkan wangi segar. Cara ini juga cocok untuk bahan handuk atau jeans yang cenderung tebal dan lama keringnya.
5. Hindari menumpuk cucian saat menjemur
Banyak orang ingin sekalian menjemur semua cucian biar cepat beres, padahal justru bikin pakaian makin lama keringnya. Setiap helai pakaian butuh ruang agar udara bisa mengalir di antaranya. Kalau ditumpuk atau digantung terlalu rapat, lembap akan terjebak dan muncul bau tidak sedap.
Usahakan beri jarak sekitar satu jengkal antara pakaian. Kalau tempat menjemur sempit, jemur bergantian atau gunakan hanger tambahan. Meskipun butuh waktu lebih lama, hasilnya jauh lebih bersih dan wangi dibanding menjemur sekaligus tanpa jarak.
Musim hujan memang sering membuat kewalahan urusan cucian, akan tetapi dengan beberapa tips sederhana ini, pakaian bisa tetap cepat kering dan bebas dari bau apek. Jadi, tidak ada alasan lagi berangkat kerja atau kuliah dengan baju setengah lembap dan bau apek. (gg)
Editor : A. Nugroho