Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Cuaca Malang Lagi Panas dan Gerah Banget? Ini Cara Jitu Biar Kamu Tetap Sehat dan Bugar

A. Nugroho • Minggu, 19 Oktober 2025 | 23:03 WIB
PANAS: Menghadapi cuaca panas ekstrem belakangan ini dengan beberapa trik jitu agar tidak mudah sakit
PANAS: Menghadapi cuaca panas ekstrem belakangan ini dengan beberapa trik jitu agar tidak mudah sakit

RADAR MALANG - Belakangan ini, cuaca di berbagai daerah termasuk Malang terasa semakin panas dan terik. Perubahan suhu ekstrem ini bukan hanya bikin kamu gampang gerah, tapi juga bisa berdampak pada kesehatan tubuh. 

Saat suhu udara meningkat, risiko dehidrasi, kelelahan, hingga penyakit seperti heatstroke bisa meningkat drastis. Karena itu, menjaga kondisi tubuh tetap prima di tengah cuaca panas jadi hal yang penting banget untuk dilakukan.

Nah, supaya kamu tidak mudah sakit dan tetap bugar meski suhu udara sedang tinggi-tingginya, ada beberapa cara sederhana yang bisa kamu terapkan setiap hari. Mulai dari menjaga asupan cairan hingga mengatur aktivitas di luar ruangan. 

Yuk, simak tips-tips penting berikut ini agar kamu bisa menghadapi cuaca panas dengan lebih nyaman dan aman!

 

Konsumsi Makanan Bergizi dan Perbanyak Minum Air Putih

Di tengah cuaca panas seperti di Malang belakangan ini, menjaga asupan makanan dan cairan tubuh jadi kunci utama agar kamu tidak mudah sakit. Hal ini karena tubuh membutuhkan nutrisi seimbang untuk tetap fit dalam menghadapi suhu tinggi. 

Jadi, pastikan kamu mengonsumsi makanan bergizi seperti sayuran hijau, buah-buahan segar, serta sumber protein sehat seperti ikan, telur, atau tahu tempe. Pilihan buah dengan kandungan air tinggi seperti semangka, melon, jeruk, dan timun juga bisa membantu menjaga hidrasi tubuh secara alami. 

Selain itu, hindari pula makanan yang terlalu berminyak atau pedas karena bisa memperparah dehidrasi dan membuat tubuh cepat lelah.

Tak kalah penting, kamu juga harus memperbanyak minum air putih sepanjang hari. Saat cuaca panas, tubuh kehilangan cairan lebih cepat melalui keringat, sehingga kamu perlu menggantinya agar tidak dehidrasi. 

Biasakan minum setidaknya dua hingga tiga liter air per hari, atau lebih jika kamu beraktivitas di luar ruangan. Kalau bosan dengan rasa air putih, kamu bisa menambahkan potongan lemon atau daun mint agar lebih segar. 

Dengan pola makan sehat dan asupan cairan yang cukup, daya tahan tubuhmu akan tetap kuat meski cuaca sedang panas-panasnya.

 

Hindari Aktivitas Berat di Luar Ruangan Saat Siang Hari

Cuaca panas sering kali mencapai puncaknya pada siang hari, terutama antara pukul 10.00 hingga 15.00. Pada waktu tersebut, intensitas sinar matahari sangat tinggi dan panasnya cenderung lebih menyengat. 

Karena itu, sebaiknya kamu menghindari aktivitas berat di luar ruangan pada jam-jam tersebut untuk mencegah tubuh mengalami kelelahan, dehidrasi, atau bahkan heatstroke. Jika memang harus beraktivitas di luar, pastikan kamu mengenakan pelindung seperti topi, kacamata hitam, atau payung agar terhindar dari paparan langsung sinar matahari.

Selain itu, kamu juga bisa mengatur jadwal kegiatan fisik seperti olahraga, berkebun, atau aktivitas outdoor lainnya pada pagi atau sore hari ketika suhu lebih sejuk. Jika memungkinkan, istirahatlah di tempat teduh jika mulai merasa pusing atau lemas, dan jangan lupa untuk selalu membawa air minum agar kebutuhan cairan tubuh tetap terjaga. 

Dengan mengatur waktu aktivitas secara bijak, kamu tidak hanya menjaga kesehatan fisik, tetapi juga membantu tubuh beradaptasi lebih baik terhadap cuaca panas yang ekstrem di Malang.

 

Gunakan Sunscreen 

Paparan sinar matahari yang berlebihan saat cuaca panas di Malang bisa berdampak buruk bagi kesehatan kulit. Selain menyebabkan kulit terbakar, sinar ultraviolet (UV) juga dapat mempercepat penuaan dini dan meningkatkan risiko masalah kulit jangka panjang. 

Untuk mencegah hal tersebut, kamu perlu menggunakan sunscreen atau tabir surya setiap kali beraktivitas di luar ruangan. Pilih produk dengan SPF minimal 30 agar mampu menangkal sinar UVA maupun UVB secara efektif. 

Oleskan sunscreen sekitar 15–30 menit sebelum keluar rumah, dan ulangi pemakaiannya setiap dua hingga tiga jam, terutama jika kamu banyak berkeringat atau terkena air.

Tak hanya untuk wajah, sunscreen juga perlu diaplikasikan pada bagian tubuh lain yang sering terpapar sinar matahari seperti leher, tangan, dan kaki. Dengan perlindungan yang tepat, kulitmu akan tetap sehat, lembap, dan terhindar dari iritasi akibat panas berlebih. 

 

Jaga Sirkulasi Udara yang Baik di Rumah

Saat cuaca panas melanda, menjaga sirkulasi udara di rumah juga menjadi hal penting agar suhu dalam ruangan tetap sejuk. Udara yang terjebak tanpa ventilasi bisa membuat ruangan terasa pengap dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan. 

Untuk itu, pastikan kamu membuka jendela atau pintu secara rutin agar udara segar bisa masuk dan sirkulasi berjalan lancar. Jika memungkinkan, gunakan kipas angin atau air purifier untuk membantu menjaga kualitas udara tetap bersih dan segar, terutama di siang hari ketika suhu sedang tinggi-tingginya.

Selain itu, kamu juga bisa menambahkan tanaman hias dalam ruangan seperti lidah mertua, sirih gading, atau monstera yang mampu menyerap panas dan meningkatkan kadar oksigen.

Menjaga rumah tetap bersih dan tidak lembab juga membantu mencegah pertumbuhan bakteri atau jamur yang bisa memicu penyakit. Dengan sirkulasi udara yang baik, suasana rumah akan terasa lebih nyaman, sejuk, dan tentunya membantu kamu tetap sehat,

 

Cuaca panas memang bisa bikin aktivitas terasa berat, tapi dengan langkah pencegahan yang tepat, kamu bisa tetap sehat dan produktif setiap hari. 

Jadi, yuk mulai terapkan tips-tips di atas supaya tubuhmu tetap segar, bugar, dan tidak mudah tumbang meski matahari sedang terik-teriknya! (kdk)

Editor : A. Nugroho
#panas dan terik #malang #Cuaca #cairan tubuh #heatstroke