Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Rekomendasi Novel Karya Laksmi Pamuntjak, Mulai dari Tema Sejarah dan Cinta hingga Kuliner Indonesia

A. Nugroho • Senin, 20 Oktober 2025 | 00:11 WIB

SERU UNIK: Novel Amba, salah satu karya Laksmi Pamuntjak yang Wajib Dibaca.
SERU UNIK: Novel Amba, salah satu karya Laksmi Pamuntjak yang Wajib Dibaca.

RADAR MALANG – Laksmi Pamuntjak merupakan salah satu sastrawan Indonesia yang novelnya banyak memadukan kisah cinta dengan unsur sejarah yang kental. Novelnya meskipun menceritakan cerita cinta, juga merupakan bentuk kritik terhadap sejarah di zaman itu. 

Bagi kamu yang tertarik dengan novel sejarah dengan unsur cinta di dalamnya, berikut beberapa novel Laksmi Pamuntjak yang patut kamu baca.

1. Amba

Novel ini berlatar pada tahun 1965, masa dimana politik di Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Menceritakan tentang Amba yang berangkat ke Pulau Buru, tempat dibuangnya para tahanan politik di era tersebut. Amba berangkat ke Pulau Buru untuk mencari kekasih lamanya, Bhisma yang dulu tertangkap dan dibuang ke Pulau Buru karena dianggap dekat dengan golongan kiri. 

Saat sampai di Pulau Buru lah Amba mengetahui, bahwa Bhisma lelaki yang dia cari sudah meninggal di pulau tersebut. Amba pun kemudian menemukan surat-surat yang ditulis Bhisma saat menjalani hari di Pulau Buru yang dituliskan untuk dirinya. Dari surat itulah kemudian, Amba mengetahui apa saja yang sudah dilalui oleh Bhisma dan tahanan politik lainnya di Pulau Buru.

2. Kekasih Musim Gugur

Novel ini melanjutkan benang merah kisah dari Amba. Tokoh utamanya, Srikandi atau Siri, adalah anak dari Amba dan Bhisma di luar nikah saat mereka masih menjadi pasangan kekasih. Selain Siri, novel ini juga menceritakan tentang Dara seorang aktivis politik dan mantan sahabat Siri. 

Siri tumbuh menjadi seniman di Berlin, jauh dari masa lalu kelam keluarganya. Namun, kabar mengejutkan dari tanah air membuatnya kembali ke Indonesia, memaksa ia berhadapan dengan sejarah dan jati dirinya sendiri. Laksmi menggambarkan pencarian makna hidup melalui seni, ingatan, dan hubungan manusia yang rapuh, sekaligus menyoroti luka sosial yang diwariskan lintas generasi.

3. Aruna dan Lidahnya

Berbeda dengan novel-novelnya yang bertema sejarah, kali ini Laksmi menghadirkan sebuah novel dengan tema kuliner. Novel ini berkisah tentang Aruna Rai, seorang epidemiolog berusia 35 tahun yang gemar menjelajahi kuliner Nusantara. Bersama dua sahabatnya, Bono dan Nadezhda, Aruna melakukan perjalanan ke berbagai kota untuk meneliti wabah flu burung. 

Namun di balik perjalanan itu, terselip dinamika hubungan pribadi, percikan cinta lama, serta kritik sosial terhadap korupsi dan birokrasi. Kisah ini menjadi cermin tentang bagaimana makanan, percakapan, dan perjalanan dapat membuka luka dan kebenaran yang tersembunyi.

Itulah 3 rekomendasi novel dari Laksmi Pamuntjak yang wajib kamu baca. Mulai dari perjalanan mencari kekasih ke pulau tempat tahanan politik sampai perjalanan dalam pencarian kuliner. Tertarik untuk membaca salah satu dari ketiga novel di atas? (gg)

Editor : A. Nugroho
#rekomendasi novel #rekomendasi novel laksmi pamuntjak #laksmi pamuntjak