RADAR MALANG – Saat musim hujan tiba, pakaian hangat seperti sweater dan baju rajut jadi andalan banyak orang untuk melindungi diri dari udara dingin. Namun, di balik kenyamanannya, merawat pakaian jenis ini justru lebih tricky saat cuaca lembap.
Jika salah cara mencuci atau menjemur, sweater bisa cepat melar, kusam, bahkan bau apek. Supaya tetap awet dan nyaman dipakai, berikut beberapa tips sederhana yang bisa kamu lakukan di rumah.
1. Hindari Memeras Sweater Terlalu Kencang
Sweater memiliki serat benang yang lebih longgar dibanding pakaian biasa. Saat dicuci, hindari memerasnya terlalu kuat karena bisa membuat serat kain melar dan kehilangan bentuk aslinya.
Cukup tekan-tekan perlahan untuk mengeluarkan sisa air. Kalau ingin lebih aman, bungkus sweater dengan handuk kering lalu tekan perlahan agar air terserap tanpa merusak serat benangnya.
2. Gunakan Air Dingin dan Sabun Lembut Saat Mencuci
Pakaian rajut sebaiknya dicuci menggunakan air dingin dan deterjen lembut. Air panas justru bisa membuat benang mengendur dan tekstur rajutan berubah.
Hindari juga penggunaan pemutih atau pewangi yang terlalu keras karena bisa merusak warna asli kain. Jika menggunakan mesin cuci, pilih mode “delicate” atau “hand wash” agar cucian tetap aman.
3. Jemur di Tempat Teduh dengan Aliran Udara Lancar
Salah satu kesalahan paling umum saat musim hujan adalah menjemur pakaian rajut di tempat lembap tanpa sirkulasi udara yang cukup. Padahal, ini bisa menyebabkan sweater berbau apek.
Letakkan sweater di atas rak datar atau jemuran datar (tidak digantung) agar bentuknya tetap terjaga. Pastikan juga ada kipas atau ventilasi udara agar proses pengeringan lebih cepat meski tanpa sinar matahari langsung.
4. Simpan di Tempat Kering dan Jangan Dilipat Sembarangan
Setelah kering, simpan sweater di tempat yang kering dan bersih. Hindari menggantung sweater dengan hanger karena bisa membuat bagian bahu merenggang.
Sebaiknya, lipat rapi dan letakkan silica gel atau kapur barus di sekitar lemari agar terhindar dari lembap. Untuk sweater berbahan tebal, kamu bisa melapisinya dengan kertas tisu agar tidak saling menempel dan tetap wangi.
5. Jangan Terlalu Sering Dicuci
Berbeda dengan kaos atau pakaian harian, sweater tidak perlu dicuci setiap kali digunakan, apalagi jika tidak terlalu berkeringat. Terlalu sering mencuci justru bisa membuat warnanya cepat pudar dan serat benangnya menipis. Cukup angin-anginkan setelah dipakai, lalu simpan kembali jika masih bersih dan kering.
Dengan perawatan yang tepat, sweater dan pakaian rajut bisa bertahan lebih lama meski sering dipakai di musim hujan. Selain tetap terlihat rapi, kamu juga bisa menghemat biaya karena tak perlu sering membeli yang baru. Jadi, sebelum cuaca makin dingin, pastikan kamu sudah tahu cara merawat pakaian hangatmu agar selalu siap menemani hari-hari hujan dengan nyaman. (gg)
Editor : A. Nugroho