Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Albi Hadir di Malang, Penonton Film Sampai Titik Terakhirmu Kompak Doakan Mendiang Shella

Aditya Novrian • Kamis, 20 November 2025 | 23:13 WIB

 

Pemeran film Sampai Titik Terakhirmu menyapa para penonton di GV Malang City Point, Kamis (20/11). (Darmono/Radar Malang)
Pemeran film Sampai Titik Terakhirmu menyapa para penonton di GV Malang City Point, Kamis (20/11). (Darmono/Radar Malang)

MALANG KOTA – Pemain film Sampai Titik Terakhirmu menyapa penonton di CGV Malang City Point, Kamis (20/11). Turut hadir Unique Priscilla yang memerankan Ibu Shella, serta Siti Fauziah dan TJ Ruth sebagai para tetangga. Pemilik kisah asli film tersebut, Albi Dwizky, juga ikut menemani penonton. Seusai pemutaran, seluruh studio kompak membacakan doa untuk mendiang Shella Selpi Lizah, sosok utama yang kisah hidupnya menginspirasi lahirnya film ini.

Shella divonis kanker ovarium pada 2021. Selama masa pengobatan, ia selalu mendapat dukungan keluarga besar dan kekasihnya, Albi. Keduanya kerap membagikan perjuangan itu melalui akun TikTok. Tiga tahun kemudian, di tengah proses terapi yang masih berjalan, Shella dan Albi akhirnya menikah.

Namun Shella mengembuskan napas terakhir 14 hari setelah ijab kabul diucapkan. Albi terlibat langsung dalam proses penulisan naskah. Sekitar 70 persen cerita diambil dari kenangan pribadinya bersama Shella.

"Saat pertama menonton filmnya, aku merasa sangat terwakili. Bahkan barusan aku masih menangis karena teringat almarhumah,” ujar Albi seusai pemutaran film.

Albi mengungkapkan alasannya mengangkat kisah ini ke layar lebar.

"Aku ingin para pejuang kanker tahu kalau mereka tidak sendirian. Prosesnya memang berat, tapi banyak orang lain yang sedang berjuang hal yang sama,” katanya.

Proses pembangunan chemistry antarpemain berlangsung mulus sejak sesi reading. Unique Priscilla menuturkan bahwa peran Ibu Shella menjadi tantangan tersendiri.

"Bagian paling sulit sepanjang film aku harus pura-pura kuat dan tetap tegar di depan Shella,” ujar Cilla.

Ia menambahkan, sebagai orang tua, karakter yang diperankannya harus terlihat baik-baik saja di hadapan putrinya meski hatinya sendiri ikut terluka. Karena itu, banyak adegan haru yang harus ia mainkan tanpa meneteskan air mata.

Film ini diharapkan bisa memberikan ruang refleksi bagi penonton, sekaligus menjadi pengingat tentang perjuangan, cinta, dan ketabahan seseorang menghadapi penyakit mematikan. (aff)

Editor : Aditya Novrian
#Sampai Titik Terakhirmu #meet & great