Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Biar Tidak Semakin Nyeri, Kenali Beberapa Makanan yang Harus Dihindari saat Kram Haid

A. Nugroho • Kamis, 27 November 2025 | 19:53 WIB
KERAM HAID: Mengatasi keram haid bisa dengan memerhatikan makanan yang dikonsumsi
KERAM HAID: Mengatasi keram haid bisa dengan memerhatikan makanan yang dikonsumsi

RADAR MALANG - Kram haid sering membuat aktivitas terasa berat. Sensasi nyeri pada perut bagian bawah muncul karena kontraksi alami pada otot rahim. 

Kondisi ini bisa semakin mengganggu jika kamu mengonsumsi makanan yang kurang tepat. Banyak orang tidak menyadari bahwa beberapa makanan dapat memperkuat kontraksi dan mempengaruhi keseimbangan hormon.

Agar gejala tidak semakin parah, kamu perlu memperhatikan apa yang kamu konsumsi selama masa haid. Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya kamu hindari untuk menjaga tubuh tetap nyaman. 

Dengan memahami pantangan makanan ini, kamu bisa mengurangi risiko nyeri yang muncul mendadak.

 

  1. Mi Instan dan Makanan Olahan Tinggi Garam

Mi instan termasuk makanan yang praktis tetapi mengandung garam cukup tinggi. Kandungan garam berlebih dapat memicu retensi cairan sehingga perut terasa kembung. 

Efek ini membuat kram terasa lebih menyiksa karena tekanan pada area perut ikut meningkat.

Kamu juga perlu membatasi makanan olahan lain yang serupa karena proses pengolahannya membuat kadar natrium semakin tinggi.

Selain itu mi instan umumnya rendah serat dan rendah nutrisi, sehingga tubuh tidak mendapat asupan yang membantu meredakan inflamasi. Saat haid, makanan tinggi gizi lebih dibutuhkan untuk menjaga energi tetap stabil. 

Karena itu konsumsi mi instan sebaiknya kamu tunda dulu sampai kondisi tubuh kembali normal.

  1. Gorengan

Gorengan mengandung lemak jenuh yang tinggi dan bisa memicu peradangan. Makanan ini paling sering dikonsumsi dan dapat memperparah kram. 

Lemak jenuh dapat membuat proses pencernaan melambat sehingga perut terasa tidak nyaman. Kondisi ini membuat tubuh bekerja lebih keras dan memicu rasa nyeri yang lebih intens.

Selain itu cara pengolahannya memakai minyak panas berulang kali dapat meningkatkan risiko iritasi pada pencernaan. 

Saat menstruasi pencernaan cenderung lebih sensitif sehingga makanan seperti ini bisa memicu kembung. Mengurangi gorengan dapat membantu tubuh terasa lebih ringan dan mengurangi tekanan pada perut bagian bawah.

  1. Cokelat Batangan 

Cokelat memang sering jadi comfort food saat menstruasi, tetapi cokelat batangan tinggi gula justru perlu kamu hindari. 

Gula berlebih dapat memicu lonjakan gula darah yang berpengaruh pada perubahan mood. Kondisi ini dapat membuat badan terasa lebih lelah dan keram semakin terasa. Kadar gula tinggi juga bisa meningkatkan inflamasi yang memperparah nyeri.

Jika kamu tetap ingin makan cokelat pilih yang kadar kakaonya lebih tinggi. Dark chocolate dengan kandungan gula yang lebih rendah cenderung lebih aman saat sedang haid. 

Alternatif ini juga dapat membantu mengurangi keinginan ngemil tanpa memicu kembung yang mengganggu.

  1. Minuman Berkafein seperti Kopi Susu

Kopi susu kekinian mengandung kafein dan gula yang cukup tinggi. Kafein dapat mempersempit pembuluh darah yang justru memperparah kontraksi rahim. Efek ini membuat nyeri terasa lebih tajam dan bisa memicu rasa gelisah.

Selain itu kandungan gula yang tinggi dapat memperparah retensi cairan.

Beberapa orang mengalami peningkatan asam lambung saat minum kopi yang bisa membuat area perut makin tidak nyaman. Kondisi ini tentu mengganggu saat kamu sedang kram.

Mengurangi kafein dapat membantu tubuh lebih rileks dan membuat nyeri terasa jauh lebih ringan.

  1. Makanan Cepat Saji 

Burger dan pizza termasuk makanan cepat saji dengan lemak tinggi yang dapat memicu peradangan. 

Lemak berlebih membuat proses pencernaan melambat sehingga tubuh terasa lebih berat. Perut menjadi mudah kembung dan kram terasa lebih sakit.

Selain itu topping tertentu dapat meningkatkan kadar sodium yang memicu penumpukan cairan.

Makanan cepat saji juga biasanya tinggi kalori tetapi rendah nutrisi. Kondisi ini membuat tubuh sulit mendapatkan energi stabil saat menstruasi. 

Mengurangi jenis makanan ini dapat membantu kamu menjaga kondisi tubuh tetap nyaman selama periode haid berlangsung.


Menjaga pilihan makanan ternyata berpengaruh besar pada kenyamanan selama haid. Ketika kamu lebih selektif dalam memilih makanan, tubuh akan lebih mudah beradaptasi dan rasa nyeri dapat berkurang. (kdk)

Editor : A. Nugroho
#kontraksi #Kram haid #haid #hormon #otot rahim