Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pecinta Ayam Bakar Wajib Coba! Berikut Rekomendasi Pilihan Ayam Panggang Legendaris di Malang untuk Penggemar Bumbu Medok

A. Nugroho • Rabu, 3 Desember 2025 | 20:09 WIB

 

BUMBU MEDOK: Pecinta ayam dengan bumbu medok.
BUMBU MEDOK: Pecinta ayam dengan bumbu medok.

MALANG - Malang dikenal sebagai kota dengan ragam kuliner yang tak pernah kehabisan kejutan, salah satunya deretan ayam panggang yang punya bumbu khas dan aroma asap yang menggugah selera. Di tengah sejuknya udara kota ini, sajian ayam panggang menjadi pilihan banyak orang untuk makan siang, makan malam, hingga penghangat saat cuaca dingin. Proses panggangan tradisional dan racikan bumbu keluarga membuat setiap tempat punya karakter rasa yang unik dan sayang dilewatkan.

Dari yang bernuansa jadul hingga warung yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu, ayam panggang di Malang tidak hanya menawarkan rasa yang lezat, tapi juga pengalaman kuliner yang hangat dan akrab. Berikut tiga rekomendasi ayam panggang terbaik yang bisa kamu datangi saat berada di Malang, masing-masing punya keistimewaan yang membuat pengunjungnya selalu ingin kembali.

 

 

Bertempat di Jalan Yulius Usman No. 27A, Kasin, warung ini buka sejak pagi menjelang siang hingga malam, sekitar 09.30–21.00, dan selalu dipadati pelanggan setia. Begitu masuk, suasananya langsung mengingatkan pada warung era 90-an yang sederhana namun nyaman. Ayam di sini sudah siap dipanggang sehingga pembeli tidak perlu menunggu lama. Model ayam kampung ukuran kecil membuat bumbunya meresap hingga ke serat daging, sementara sambal kecap pedasnya memberikan sensasi spicy yang cukup nendang. Pelayanannya cekatan, ramah, dan tetap sigap meski pelanggan membludak.

Menariknya, area panggangan berada di luar ruangan sehingga aroma asap tidak mengganggu pengunjung yang makan di dalam. Harga seporsinya pun ramah di kantong, dan tersedia pilihan lauk seperti dada, paha, kepala, hingga ati ampela. Banyak pelanggan lama yang mengaku sudah makan di sini sejak kecil dan kembali lagi saat sudah dewasa karena rasa dari dulu tak pernah berubah. Tempat parkir lebih ideal untuk motor, tapi petugas parkir cukup gesit untuk membantu kendaraan roda empat. Tak heran tempat ini dianggap salah satu ayam panggang legend di Malang.

 

 

Warung yang berlokasi di Jalan Tangkuban Perahu No. 23, Kauman, buka pada sore hari sekitar 15.00 hingga 23.30, dan semakin ramai seiring berjalannya malam. Tempat ini sudah ada sejak tahun 70-an dan masih mempertahankan citarasa masakan Jawa Timur yang sederhana namun kaya rempah. Menu andalannya tentu ayam panggang berkuah yang lembut, juicy, dan disajikan dalam kondisi benar-benar panas, termasuk nasinya. Selain ayam, mereka menyediakan beragam lauk pauk seperti sate usus, jerohan ayam, hingga sayur lodeh, semuanya punya rasa rumahan yang khas.

Walaupun tampilannya sederhana, kebersihan warung ini patut diacungi jempol. Banyak bagian yang terbuka sehingga suasananya terasa adem dan nyaman untuk makan malam. Harga makanannya terjangkau dan porsinya pas, cocok untuk pelanggan setia yang datang dari berbagai generasi. Kesan nostalgia terasa kuat, terlebih bagi mereka yang pernah tinggal di Malang pada era 90-an dan menjadikan tempat ini sebagai lokasi makan wajib. Bagi pecinta street food, warung ini adalah paket lengkap antara rasa, harga, dan kehangatan pengalaman.

Menelusuri kuliner ayam panggang di Malang ternyata tidak hanya soal rasa asap dan bumbu panggang yang meresap, tetapi juga tentang suasana, keramahan penjual, hingga nostalgia yang seringkali ikut hadir bersama sepiring hidangan. Setiap warung punya ciri khasnya masing-masing, mulai dari ayam kampung berukuran kecil dengan bumbu medok hingga ayam berkuah hangat yang cocok untuk makan malam di kota berhawa sejuk ini.

Kalau kamu sedang berada di Malang atau sekadar merindukan kuliner autentik yang dekat dengan nuansa rumahan, ketiga rekomendasi ini bisa jadi pilihan yang tidak akan mengecewakan. Selain enak, harganya pun bersahabat, menjadikannya favorit baik bagi perantau, mahasiswa, maupun warga lokal yang ingin menikmati hidangan sederhana namun berkesan. Selamat mencoba dan semoga perjalanan kulinermu semakin lengkap! (fr)

Editor : A. Nugroho
#ayam panggang #malang #Ayam bakar