Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Melihat Tren Fashion yang Akan Berkembang Tahun Ini: Gaya Sporty dan Berkelanjutan Jadi Pilihan

Aditya Novrian • Minggu, 25 Januari 2026 | 09:00 WIB

 

ANGGUN: Radinka Azarine (dua dari kanan) bersama model yang mengenakan karyanya beberap waktu lalu. (Radinka Azarine for Radar Malang)
ANGGUN: Radinka Azarine (dua dari kanan) bersama model yang mengenakan karyanya beberap waktu lalu. (Radinka Azarine for Radar Malang)

TREN fashion terus bergerak mengikuti perubahan gaya hidup. Tahun ini, gaya sporty and sustainable diprediksi akan semakin menonjol dan menjadi pilihan banyak orang.

Bukan sekadar soal penampilan. Tren ini juga merefleksikan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan lingkungan.

Fashion Stylist Kota Malang Radinka Azarine Devara mengungkapkan, minat fashion mulai bergeser seiring tren olahraga yang kembali bergeliat. Setelah gaya tahun 2000-an atau Y2K mendominasi sepanjang 2025, kini giliran gaya sporty yang naik daun.

”Masyarakat sekarang makin gemar berolahraga, dan itu berpengaruh pada pilihan busana sehari-hari,” jelasnya.

Baca Juga: Demam Claw Machine Melanda Masyarakat Malang Raya: Rela Habiskan Uang Rp 400 Ribu

Namun, sporty yang dimaksud bukan sekadar pakaian olahraga konvensional. Radinka menyebutnya sebagai sporty 2.0, sebuah evolusi gaya yang menggabungkan fungsi dan estetika. Aktivitas olahraga tak lagi hanya soal menyehatkan tubuh, tetapi juga menjadi ruang untuk bereksperimen mix and match agar tetap tampil stylish.

Dari sisi warna, tren tahun ini cenderung mengarah ke palet yang lembut dan menenangkan. Warna pastel seperti pink atau butter diprediksi banyak diminati karena memberi kesan rileks dan mampu mengurangi stres.

”Secara fungsi, warna pastel juga lebih baik karena memantulkan panas matahari dibandingkan warna gelap, sehingga tubuh tidak cepat terasa panas saat beraktivitas di luar ruangan,” paparnya.

Baca Juga: Liburan sambil Cuan: Fenomena Jastip Bisa Menjadi Peluang Cuan Baru Mahasiswa

Sejalan dengan gaya sporty, kepedulian terhadap lingkungan juga semakin menguat di dunia fashion. Sustainable fashion pun diperkirakan kian menjamur. Penggunaan material seperti suede hingga gaya boho yang dikemas lebih modern mulai banyak dilirik, ditopang pilihan warna earth tone seperti olive green, terracotta, hingga beige.

Dalam urusan padu padan, alumnus Universitas Negeri Malang (UM) itu menekankan pentingnya menyesuaikan gaya dengan kelompok usia. Untuk Gen Z dan generasi alpha, kesan playfull bisa ditonjolkan lewat motif animal print atau polkadot. Sementara kalangan milenial lebih cocok mengadopsi gaya chic and professional, seperti kemeja atau kaus basic dengan warna-warna netral. (ori/adn)

Editor : Aditya Novrian
#Fashion #busana