RADAR MALANG – Bulan Ramadan menjadi bulan penuh keberkahan yang sangat dinantikan oleh seluruh umat Islam. Allah SWT membuka pintu pengampunan-Nya selebar-lebarnya. Momen ini menjadikan umat Islam berlomba-lomba menambah amal kebaikan.
Oleh karena itu, terdapat beberapa waktu dalam bulan Ramadan yang mustajab untuk berdoa, yaitu waktu-waktu di mana doa memiliki lebih besar peluangnya untuk dikabulkan oleh Allah SWT sebagaimana berikut:
- Saat Sahur
Rasulullah SAW bersabda:
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي، فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ، مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَه
Artinya: “Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” [HR. Bukhari, no. 1145 dan Muslin, no. 758].
Waktu sahur termasuk dalam sepertiga malam terakhir. Momen sahur dapat dimanfaatkan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak dzikir, doa, dan ibadah.
- Sepanjang Waktu Puasa
Rasulullah SAW bersabda:
ثَلاَثَةٌ لاَ تـُرَدُّ دَعْوَتـُهُمُ الصَّائِمُ حَتىَّ يـُفْطِرَ وَالإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوم
Artinya: “Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang dzalim.” [HR. Imam Tirmidzi 3522].
Puasa merupakan salah satu ibadah utama bagi seorang Muslim. Oleh karena itu, doa yang dipanjatkan dalam keadaan berpuasa memiliki keutamaan dan tidak akan ditolak sebagaimana dijelaskan dalam hadis di atas.
- Saat Berbuka Puasa
Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ للصَائِم عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ
Artinya: “Sungguh orang yang berpuasa mempunyai do’a yang dikabulkan dan tidak akan ditolak tatkala berbuka puasa.” [HR. Ibnu Majah no. 1743].
Momen melepas dahaga dan lapar menjadi puncak kebahagiaan dalam ibadah puasa. Pada saat inilah Allah SWT memberikan keistimewaan dengan mengabulkan doa-doa yang dipanjatkan oleh orang yang berpuasa.
Dengan memahami keutamaan waktu-waktu mustajab di bulan Ramadan, hendaknya momen yang berharga ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Perbanyak doa, dzikir, dan amal saleh selama melaksanakan ibadah puasa. Melalui ibadah yang ikhlas dan sungguh-sungguh, niscya Allah SWT akan menerima seluruh amal ibadah serta mengampuni dosa-dosa hamba-Nya.
Penulis: Intan Nurlita Dewi
Editor : Aditya Novrian