Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bulan Penuh Ampuan, Ada 5 Waktu Mustajab Berdoa di Bulan Ramadan

Aditya Novrian • Senin, 2 Februari 2026 | 12:15 WIB
Bulan puasa membuat para umat Muslim berlomba-lomba mengumpulkan amal kebaikan. (Freepik)
Bulan puasa membuat para umat Muslim berlomba-lomba mengumpulkan amal kebaikan. (Freepik)

RADAR MALANG – Bulan Ramadan menjadi bulan penuh keberkahan yang sangat dinantikan oleh seluruh umat Islam. Allah SWT membuka pintu pengampunan-Nya selebar-lebarnya. Momen ini menjadikan umat Islam berlomba-lomba menambah amal kebaikan.

Oleh karena itu, terdapat beberapa waktu dalam bulan Ramadan yang mustajab untuk berdoa, yaitu waktu-waktu di mana doa memiliki lebih besar peluangnya untuk dikabulkan oleh Allah SWT sebagaimana berikut:

  1. Saat Sahur

Rasulullah SAW bersabda:

 

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي، فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ، مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَه


Artinya: “Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” [HR. Bukhari, no. 1145 dan Muslin, no. 758].

Waktu sahur termasuk dalam sepertiga malam terakhir. Momen sahur dapat dimanfaatkan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak dzikir, doa, dan ibadah.

  1. Sepanjang Waktu Puasa

Rasulullah SAW bersabda:

 

ثَلاَثَةٌ لاَ تـُرَدُّ دَعْوَتـُهُمُ الصَّائِمُ حَتىَّ يـُفْطِرَ وَالإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوم

 

Artinya: “Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang dzalim.” [HR. Imam Tirmidzi 3522].

Puasa merupakan salah satu ibadah utama bagi seorang Muslim. Oleh karena itu, doa yang dipanjatkan dalam keadaan berpuasa memiliki keutamaan dan tidak akan ditolak sebagaimana dijelaskan dalam hadis di atas.

  1. Saat Berbuka Puasa

Rasulullah SAW bersabda:

 

إِنَّ للصَائِم عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ

Artinya: “Sungguh orang yang berpuasa mempunyai do’a yang dikabulkan dan tidak akan ditolak tatkala berbuka puasa.” [HR. Ibnu Majah no. 1743].

Momen melepas dahaga dan lapar menjadi puncak kebahagiaan dalam ibadah puasa. Pada saat inilah Allah SWT memberikan keistimewaan dengan mengabulkan doa-doa yang dipanjatkan oleh orang yang berpuasa.

Dengan memahami keutamaan waktu-waktu mustajab di bulan Ramadan, hendaknya momen yang berharga ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Perbanyak doa, dzikir, dan amal saleh selama melaksanakan ibadah puasa. Melalui ibadah yang ikhlas dan sungguh-sungguh, niscya Allah SWT akan menerima seluruh amal ibadah serta mengampuni dosa-dosa hamba-Nya.

 

Penulis: Intan Nurlita Dewi

Editor : Aditya Novrian
#berdoa #bulan Ramadan #Puasa #waktu mustajab