Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tanpa Disadari, Ini Pola Asuh Orang Tua yang Dapat Berdampak Buruk pada Perkembangan Anak

Aditya Novrian • Selasa, 10 Februari 2026 | 14:30 WIB
Pola asuh yang salah dapat berdampak buruk pada perkembangan anak. (freepik)
Pola asuh yang salah dapat berdampak buruk pada perkembangan anak. (freepik)

LIFESTYLE - Perkembangan mental dan perilaku anak sangat bergantung pada pola asuh yang mereka terima dari orang tua. Namun, banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa pola asuh yang diterapkan justru berdampak negatif pada perkembangan anak. Berikut ini beberapa pola asuh orang tua yang berpotensi berdampak buruk pada anak.

1. Pola asuh otoriter

 

Pola asuh ini berfokus pada kepatuhan, disiplin, dan kontrol daripada mengasuh dan merawat anak-anak. Karakteristik pola asuh ini adalah menegakkan aturan secara ketat, komunikasi sepihak dengan tidak membiarkan anak menyampaikan pendapat, menciptakan tuntutan yang tidak realistis, dan tidak menyediakan bantuan emosional pada anak. 

Dilansir dari Bantulkab, anak-anak yang tumbuh dari orang tua otoriter dapat menjadi anak yang kurang mampu mengembangkan keterampilan dan komunikasinya. Selain itu, hal tersebut juga dapat membuat anak memiliki harga diri yang rendah, merasa kurang puas, dan bersikap negatif terhadap orang-orang di sekitarnya.

Baca Juga: Orang Tua Perlu Tahu, Simak Tips Melatih Anak Puasa Sejak Dini di Bulan Ramadan

2. Pola asuh permisif

 

Pola asuh permisif adalah pola asuh di mana orang tua tidak berminat untuk menentukan batasan dan harapan bagi  anak-anak mereka. Ciri-ciri orang tua yang memiliki pola asuh permisif adalah orang tua memberikan banyak perhatian pada anak, memberikan kebebasan, orang tua berperan sebagai teman bagi anak, dan cenderung menuruti kemauan anak.

Pola asuh ini dapat memberikan dampak baik berupa tingginya tingkat kreativitas pada anak. Meski begitu, pola asuh ini membuat anak berpotensi tidak bertanggung jawab, tidak dapat mengambil keputusan, dan kurang mempunyai motivasi. Padahal, sikap orang tua yang sering menyerah pada tuntutan anak akan berdampak buruk dalam jangka panjang.

3. Pola asuh mengabaikan

 

Dilansir dari Sinotif, pola asuh ini dinilai sebagai yang paling buruk menurut para ahli. Hal ini dikarenakan orang tua membiarkan anak mereka mengurus diri mereka sendiri dengan hanya memberikan sedikit perhatian dan perawatan. Ciri-ciri pola asuh ini adalah orang tua kurang menghabiskan waktu bersama dengan anak, anak dibiarkan bermain ponsel tanpa batas waktu, dan anak dibebaskan melakukan apa saja.

Anak yang menerima pola asuh ini cenderung tangguh dan lebih mandiri dibanding anak-anak lain. Namun, anak juga berpotensi tumbuh dengan mengalami kesulitan untuk mengendalikan emosi dan mempertahankan hubungan sosial.

4. Pola asuh yang tidak responsif

 

Pola asuh tidak responsif terjadi saat orang tua menutup mata pada kebutuhan dan keinginan anak-anak. Orang tua cenderung mengabaikan permintaan bantuan dari anak-anak dan menginginkan banyak hal dari mereka. 

Orang tua yang menerapkan gaya pengasuhan semacam ini menunjukkan ketidakpedulian serta tidak memperhatikan masa depan anak-anak mereka. Jika hal ini terjadi, maka dapat memberikan dampak signifikan pada cara berpikir anak dan masa depannya.

5. Pola asuh helikopter

 

Pola asuh helikopter adalah pola asuh saat orang tua terlalu terlibat dalam kehidupan sang anak. Mereka cenderung tidak menyisakan ruang untuk proses belajar, serta memastikan anak melakukan suatu hal secara sempurna.

Anak yang tumbuh dari pola asuh ini bisa merasakan tekanan akibat banyaknya perhatian yang diterima. Situasi ini juga dapat menyebabkan mereka menjadi sangat tergantung pada orang tua hingga mereka dewasa.

Itulah lima pola asuh orang tua yang dapat berdampak buruk bagi perkembangan anak. Alih-alih terlalu mengekang atau terlalu membebaskan anak sepanjang waktu, orang tua sebaiknya memahami waktu yang tepat untuk memberikan batasan, dukungan, dan kebebasan agar anak tumbuh dengan baik.

 

Penulis: Afida Rahma Tsabita 

Editor : Aditya Novrian
#Pola Asuh #anak #orang tua