RADAR MALANG – Perayaan Tahun Baru Imlek sangat identik dengan momen kebersamaan keluarga, makanan khas, serta dekorasi merah dan emas. Pada perayaan ini, masyarakat Tionghoa juga menjalankan sejumlah tradisi unik yang sarat makna. Simak delapan tradisi Imlek yang umum dilakukan di Indonesia.
1. Membersihkan rumah dan memasang dekorasi serba merah
Masyarakat Tionghoa percaya membersihkan rumah dapat menghilangkan energi buruk yang menghalangi jalan masuk keberuntungan. Selain itu, masyarakat Tionghoa mendekorasi rumah mereka dengan pernak-pernik warna merah. Warna merah sendiri melambangkan keberuntungan, kesejahteraan, dan kekuatan.
2. Berkumpul bersama keluarga
Berkumpul bersama keluarga dan saling berkunjung ke rumah kerabat merupakan cara untuk mempererat tali persaudaraan. Masyarakat Tionghoa biasanya menghabiskan waktu untuk saling mengucapkan selamat tahun baru hingga menyantap hidangan khas Imlek. Di meja makan, akan ada berbagai macam hidangan khas, seperti kue keranjang, ikan, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Sambut Imlek 2026! Ini Makanan yang Wajib Ada saat Perayaan, Simbol Doa dan Harapan Baik
3. Membagikan angpao
Angpao berisi sejumlah uang yang umumnya disiapkan oleh kerabat yang sudah menikah untuk anak-anak atau yang masih lajang. Kebiasaan ini mencerminkan harapan agar orang yang menerima uang angpao memperoleh kebaikan dan rezeki.
4. Tradisi yu sheng
Yu sheng adalah salad berwarna cerah yang terbuat dari berbagai sayuran, termasuk wortel, lobak, timun, dan lainnya. Saat tahun baru, anggota keluarga akan mengelilingi yu sheng dan mengangkatnya tinggi-tinggi menggunakan sumpit. Semakin tinggi sumpit diangkat, diyakini bahwa kemungkinan untuk menggapai harapan di tahun baru juga akan semakin meningkat.
5. Sembahyang kepada leluhur
Tradisi ini terutama dilaksanakan oleh masyarakat Tionghoa yang beragama Konghucu di tempat ibadah atau kuil. Namun, hal ini juga dapat dilakukan di rumah dengan menyalakan dupa dan lilin.
6. Membaca Shio
Dua belas shio merupakan ramalan kepercayaan etnis Tionghoa yang tercantum pada sistem penanggalan kalender lunar Tiongkok. Pembacaan shio dianggap penting karena setiap shio memiliki nasib dan keberuntungan yang berbeda.
Baca Juga: Ornamen Imlek Malang Town Square Turut Menyapa Ramadan
7. Menyalakan kembang api dan petasan
Masyarakat Tionghoa percaya suara bising dari petasan dapat mengusir makhluk mitologis bernama Nian dan dapat mendatangkan keberuntungan. Oleh karena itu, perayaan Imlek biasanya selalu diramaikan dengan dentuman petasan dan kembang api.
8. Pertunjukan barongsai dan liong
Tarian singa (barongsai) dan naga (liong) dipercaya membawa keberuntungan sekaligus kebahagiaan. Pertunjukan ini umumnya disertai dengan iringan musik tradisional.
Itulah delapan tradisi unik saat Imlek yang dipercaya membawa keberuntungan. Dari membersihkan rumah hingga pertunjukan barongsai dan liong, semuanya memiliki makna mendalam dan harapan baik.
Penulis: Afida Rahma Tsabita
Editor : Aditya Novrian