RADAR MALANG – Bulan Ramadan adalah waktu yang tepat bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT. Pada bulan ini, Nabi Muhammad SAW melakukan berbagai ibadah dan kegiatan positif, baik sebelum maupun sesudah diangkat menjadi rasul.
Keteladanan Nabi Muhammad SAW tersebut sangat dianjurkan untuk diikuti oleh umat Islam di bulan Ramadan ini. Berikut sejumlah kebiasaan Rasulullah SAW saat bulan Ramadan.
1. Tadarus Al-Quran
Ketika malaikat Jibril bertemu dengan Nabi Muhammad SAW setiap malam, beliau selalu bertadarus di hadapan malaikat Jibril. Kegiatan tadarus bersama tersebut terhenti ketika Nabi Muhammad menjalani i’tikaf terakhir di masjid Nabawi. Pada waktu itu, Nabi Muhammad memberikan tanda bahwa beliau tidak akan bersua dengan bulan Ramadan di tahun berikutnya.
Baca Juga: Tinggal Hitungan Hari! Pahami Rukun dan Syarat Wajib Puasa Ramadan
2. Sedekah
Sedekah merupakan ibadah lain yang sering dilakukan Nabi Muhammad SAW selama bulan Ramadan. Hal ini tercantum dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.
كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَكَانَ أَجْوَدُ (أَجْوَدَ) مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ
Artinya: “Rasulullah SAW adalah orang paling dermawan di antara manusia lainnya, dan ia semakin dermawan saat berada di bulan Ramadan.” (HR Bukhari dan Muslim)
3. Umrah
Nabi Muhammad SAW juga giat melaksanakan umrah saat bulan Ramadan. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa pahala umrah di bulan Ramadan setara dengan pahala haji. Hal tersebut tercantum dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, “Sesungguhnya umrah di bulan Ramadan setara dengan (pahala) haji.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Ramadan beserta Tata Caranya
4. Melakukan salat sunah di malam hari
Di malam Ramadan, Nabi Muhammad SAW banyak melakukan ibadah sunah, di antaranya salat Tarawih, Witir, Tahajud, dan qiyamul lail. Saat ditanya oleh Aisyah r.a mengapa beliau beribadah dengan begitu tekun hingga kakinya bengkak akibat lamanya berdiri dalam salat, meskipun telah dijamin masuk surga, Rasulullah SAW menjawab, "Apakah aku tidak boleh menjadi hamba yang bersyukur?" (HR. Bukhari dan Muslim)
5. Meningkatkan ibadah di sepuluh hari terakhir Ramadan
Di sepuluh hari terakhir Ramadan, Nabi Muhammad SAW memperdalam ibadahnya dengan melakukan i'tikaf di masjid, mengajak keluarga dan umat Muslim untuk lebih banyak berdoa dan berzikir dalam usaha meraih malam Lailatul Qadar, serta membangunkan anggota keluarganya agar turut melaksanakan salat malam.
Beliau juga turut menganjurkan umat Muslim untuk berdoa dengan doa yang diajarkan pada Aisyah r.a, "Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni.” (Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf, mencintai kemaafan, maka ampunilah aku).
Penulis: Afida Rahma Tsabita
Editor : Aditya Novrian