Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Menengok Masjid-Masjid di Malang Raya dalam Menyambut Bulan Puasa: Fasilitas Dipoles agar Musafir Lebih Nyaman

Aditya Novrian • Minggu, 22 Februari 2026 | 15:00 WIB

BERI RASA NYAMAN: Pengurus Masjid An-Nur Kota Batu menyiapkan hidangan berbuka puasa bagi jamaah kemarin sore. (Rori Dinanda Bestari/Radar Malang)
BERI RASA NYAMAN: Pengurus Masjid An-Nur Kota Batu menyiapkan hidangan berbuka puasa bagi jamaah kemarin sore. (Rori Dinanda Bestari/Radar Malang)

KOTA BATU - Geliat Ramadan benar-benar terasa di jantung Kota Batu. Masjid Agung An-Nur yang selama ini dikenal sebagai ikon wisata religi tak hanya bersolek, tetapi juga mulai kebanjiran jamaah.

Fokus utama takmir tetap pada perluasan area shaf demi menjaga kenyamanan jamaah. Bendahara Masjid Agung An-Nur Kota Batu Muchlison menyebut tren kunjungan memang terus merangkak naik dari tahun ke tahun, dan momentum Ramadan tahun ini menjadi pembuktian.

Dua tahun lalu, rata-rata jamaah harian masih di kisaran 500 orang. Tahun lalu meningkat menjadi minimal 600 jamaah per hari. Memasuki Ramadan kali ini, lonjakan semakin terasa, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.

”Kalau sudah weekend atau high season seperti sekarang, jumlahnya bisa tembus 1.000 jamaah dalam sekali waktu salat. Mayoritas memang didominasi wisatawan,” ujar Muchlison.

Letak masjid yang berdekatan dengan Alun-Alun Kota Wisata Batu menjadi magnet kuat. Banyak bus pariwisata sengaja menepi agar para penumpangnya bisa menunaikan ibadah. Karakter jamaah di Masjid An-Nur pun terbilang unik karena tidak didominasi warga sekitar.

Untuk mengantisipasi kepadatan selama Ramadan, pengelola telah memperluas area ke arah barat sejauh empat meter dengan penambahan tenda. Langkah ini terbukti membantu menambah kapasitas, khususnya saat momen buka puasa bersama yang mulai ramai sejak awal Ramadan.

Muchlison menambahkan, faktor cuaca juga menjadi perhatian. Meski Ramadan berjalan, potensi hujan masih tinggi sehingga pengelola memastikan jamaah tetap terlindungi dari tampias.

Secara keseluruhan, kapasitas Masjid Agung An-Nur sebenarnya cukup lega. Jika seluruh lantai difungsikan maksimal, masjid mampu menampung sekitar 3.000 hingga 4.000 jamaah. Namun, untuk pola kunjungan selama Ramadan, estimasi jamaah harian rata-rata berada di kisaran 750 hingga 1.000 orang.

Menariknya, denyut keramaian masjid lebih banyak digerakkan para musafir. Saat waktu berbuka puasa dan salat tarawih, mayoritas jamaah merupakan pelancong yang tengah menikmati udara sejuk Kota Batu. Masjid Agung An-Nur pun bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga menjadi titik singgah favorit bagi para wisatawan selama Ramadan. (ori/adn)

Disunting kembali oleh: Xeon Rhao Loudra Widadi

Editor : Aditya Novrian
#Kota Batu #Takjil #Malang Raya #berbuka puasa #bulan Ramadan #Puasa