Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

4 Strategi Efektif Agar Anak Tidak Malas, Terapkan dari Sekarang!

Aditya Novrian • Jumat, 6 Maret 2026 | 15:10 WIB

Ilustrasi anak malas (Freepik)
Ilustrasi anak malas (Freepik)

RADAR MALANG – Orang tua mempunyai peran penting dalam proses tumbuh kembang anak. Tanggung jawab mereka tidak hanya sebatas untuk memenuhi kebutuhan fisik hingga anak dewasa, tetapi juga membimbing anak agar menjadi pribadi yang baik sejak dini hingga di masa depan nantinya.

Di sisi lain, setiap anak mempunyai karakter yang berbeda, mulai dari yang rajin hingga yang kurang disiplin. Anak yang tidak memperoleh nilai yang bagus di sekolah bukan berarti anak tersebut kurang cerdas, melainkan mereka kurang motivasi untuk belajar dan mengembangkan diri. Oleh karena itu, orang tua perlu untuk memahami berbagai perbedaan karakter setiap anak yang membutuhkan pendekatan dan metode ajar yang sesuai dengan sifat dan sikapnya masing-masing.

Meskipun terlihat sulit, berikut ini strategi yang bisa diterapkan untuk mendidik anak agar bisa lepas dari kebiasaan yang suka malas-malasan.

  1. Kenali faktor-faktor yang menjadi penyebab kemalasan anak terlebih dahulu

Sifat malas bukanlah sesuatu yang dibawa oleh anak sejak lahir, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor penyebab. Sikap malas tidak muncul secara tiba-tiba atau langsung menjadi karakter dari anak tersebut. Tentunya, terdapat beberapa kondisi atau pengalaman yang menjadi dasar terbentuknya perilaku malas tersebut.

  1. Terapkan pendekatan yang persuasif untuk membimbing anak

Sering kali tanpa disadari oleh orang tua, proses perkembangan anak sebenarnya berjalan seiring dengan perubahan sikap yang dialami anak itu sendiri. Rasa malas yang muncul pada anak dasarnya merupakan hal yang wajar dan sulit untuk sepenuhnya dihindari, karena biasanya muncul secara alami sebagai bagian dari proses perkembangan  mereka.

Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam menanggapi hal tersebut dengan melalui pendekatan emosional, serta dukungan yang lebih kepada anak. Kedekatan emosional ini dapat membantu orang tua untuk lebih memahami perilaku anak, sekaligus mengetahui beberapa faktor yang melatarbelakangi munculnya sikap tersebut.

  1. Lakukan introspeksi diri

Perlu diperhatikan bahwa sikap malas anak bisa dipengaruhi oleh lingkungan di sekitarnya, termasuk peranan orang tua yang tanpa disadari bisa menjadi salah satu faktor penyebabnya. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk melakukan introspeksi diri agar bisa menjadi contoh yang baik untuk anaknya. Tanpa disadari, kebiasaan bersikap santai atau menunda pekerjaan yang dilakukan orang tua dapat menjadi contoh yang bisa ditiru oleh anak di dalam kehidupan sehari-hari.

Introspeksi diri dalam hal ini lebih menekankan pada upaya perubahan sikap dari orang tua. Apabila orang tua menyadari bahwa selama ini mempunyai kebiasaan yang malas, sebaiknya segera mungkin berusaha untuk memperbaikinya. Dengan menunjukkan sikap yang rajin dan produktif membuat anak mempunyai sikap yang sama juga.

  1. Mulailah dengan memberi anak tugas-tugas sederhana terlebih dahulu

Sejak usia dini, sebaiknya anak mulai dikenalkan dengan sikap bertanggung jawab  melalui pemberian tugas-tugas yang sederhana. Namun, hal tersebut bukan berarti orang tua dapat memberikan beban pekerjaan yang terlalu berat kepada anak yang masih kecil. Tugas yang diberikan juga perlu diperhatikan dan harus sesuai dengan usia serta kemampuan mereka, sehingga anak tidak dipaksa melakukan sesuatu yang melebihi kapasitasnya.

Hal yang paling penting adalah dengan cara mulai menanamkan rasa tanggung jawab pada anak secara bertahap agar mereka tidak terbiasa bersikap malas. Pemberian tugas-tugas sederhana, seperti menyiram tanaman atau merawat hewan peliharaan dengan cara tersebut anak bisa belajar menjadi lebih rajin sekaligus memahami arti tanggung jawab dengan cara yang menyenangkan.

Pada dasarnya, perilaku anak sering kali terbentuk dari apa yang mereka lihat dan tiru dari orang tuanya. Selain itu, kebiasaan yang dimiliki anak juga sangat dipengaruhi oleh pola pengasuhan serta aturan yang diterapkan di rumah. Oleh karena itu, jika anak mulai menunjukkan sikap malas, orang tua dapat mencoba menerapkan langkah-langkah tersebut sebagai upaya untuk membentuk kebiasaan yang lebih positif.

 

Penulis: Anna Tasya Enzelina

 

Editor : Aditya Novrian
#Anak Malas #peran orang tua #Strategi Efektif