Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ngaji Ramadan Kitab Ushfuriyah, Hadis 17 tentang Sakit yang Menjadi Pelebur Dosa

A. Nugroho • Senin, 9 Maret 2026 | 04:00 WIB

Ngaji Ramadan Kitab Ushfuriyah, Hadis 17 tentang Sakit yang Menjadi Pelebur Dosa
Ngaji Ramadan Kitab Ushfuriyah, Hadis 17 tentang Sakit yang Menjadi Pelebur Dosa

MALANG - Hadis ketujuh belas dari kitab Al Mawa’idhul ‘Ushfuriyah karya Syekh Muhammad bin Abu Bakar diambil berdasar riwayat Abu Umamah al Bahili. Ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda demikian:


“Ketika seorang hamba mukmin sakit maka Allah memerintahkan para malaikat: ‘Tulislah untuk hamba-Ku itu amal terbaik yang ia lakukan saat ia berada dalam keadaan sehat dan lapang!’.”


Dalam hadis lain disebutkan bahwa ketika hamba laki-laki mukmin atau perempuan mukminah menderita sakit maka Allah mengirimnya empat malaikat sebelum ia sakit. Kemudian Allah memerintahkan malaikat pertama untuk mengambil kekuatannya.

Malaikat pertama pun mengambil kekuatannya dengan perintah Allah. Setelah itu, hamba pun menjadi lemah.


Baca juga: Ngaji Ramadan Kitab Ushfuriyah, Hadis 16 tentang Keutamaan Surat Al Ikhlash dan Penyebab Turunnya sebagai Wahyu


Dan Allah memerintahkan malaikat kedua mengambil enaknya merasakan makanan dari mulutnya. Dia memerintahkan malaikat ketiga mengambil kecerahan wajahnya sehingga ia menjadi orang yang berwajah pucat. Terakhir, Dia memerintahkan malaikat keempat mengambil seluruh dosa-dosanya sehingga ia pun menjadi hamba yang bersih dari dosa-dosa.


Ketika Allah menghendaki untuk menyembuhkan hamba maka Dia memerintahkan malaikat pertama yang mengambil kekuatan untuk mengembalikan kembali kekuatan hamba. Lalu malaikat pertama pun mengembalikannya kembali.


Allah juga memerintahkan malaikat kedua yang mengambil enaknya merasakan makanan dari hamba untuk mengembalikannya kembali. Begitu pula, Allah memerintahkan malaikat ketiga yang mengambil kecerahan wajah hamba untuk mengembalikannya kembali.


Baca juga: Ngaji Ramadan Kitab Ushfuriyah, Hadis 10 Kisah 1 tentang Orang yang Ditawari Allah Tempat di Surga Seluas 4 Negeri di Dunia


Terakhir Allah tidak memerintahkan malaikat keempat yang mengambil seluruh dosa-dosa hamba untuk dikembalikan kembali. Kemudian malaikat keempat jatuh bersujud kepada Allah dan berkata:


“Ya Allah! Kami adalah empat malaikat yang telah menjalankan perintah-Mu. Kemudian Engkau memerintahkan (tiga) malaikat mengembalikan apa yang mereka ambil dari hamba-Mu. Mengapa Engkau tidak memerintahkanku mengembalikan dosa-dosa yang telah aku ambil kepadanya?”


Allah Yang Maha Agung menjawab, “Tidaklah baik apabila kamu mengembalikan dosa-dosa hamba-Ku setelah dosa-dosa itu melemahkan dirinya saat ia sakit.”


Malaikat bertanya, “Ya Allah! Apa yang harus aku lakukan dengan dosa-dosanya itu?” Allah Yang Maha Agung menjawab, “Pergilah dan buanglah dosa-dosa hamba-Ku itu ke dalam laut!”


Kemudian malaikat keempat pergi dan membuang dosa-dosa hamba itu ke laut. Dari dosa-dosa itu, Allah menciptakan buaya di lautan.


Dalam keadaan itu, andai hamba yang sakit tadi langsung meninggal, maka ia akan keluar dari dunia dengan keadaan suci dari dosa-dosa. Seperti keterangan hadis yang disabdakan oleh Rasulullah SAW, “Sakit panas sehari dan semalam adalah pelebur dosa-dosa setahun.” (hid/diolah dari sejumlah terjemah kitab Al Mawa’idhul ‘Ushfuriyah)

Editor : A. Nugroho
#Ngaji #hadis #Wahyu #hamba #allah