Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bingung Waktu Olahraga yang Pas saat Puasa? Ini Penjelasannya

Aditya Novrian • Rabu, 11 Maret 2026 | 14:00 WIB

Olahraga ringan di waktu tepat bikin tubuh tetap fit selama Ramadan. (Pinterest)
Olahraga ringan di waktu tepat bikin tubuh tetap fit selama Ramadan. (Pinterest)

RADAR MALANG - Selama Ramadan, puasa sering membuat kita meninjau kembali rutinitas harian, termasuk jadwal olahraga. Energi yang terbatas, jadwal ibadah, dan aktivitas sehari-hari kadang membuat bingung: kapan waktu paling ideal untuk berolahraga tanpa membuat tubuh kelelahan? Pertanyaan ini sangat wajar, terutama bagi kamu yang ingin tetap sehat sekaligus menjalankan ibadah dengan optimal.

Olahraga tetap penting, tapi harus disesuaikan dengan kondisi tubuh saat berpuasa. Yuk, simak waktu terbaik untuk berolahraga di bulan Ramadan agar tubuh tetap bugar tanpa mengganggu ibadah.

  1. Usai sahur, tubuh masih memiliki tenaga yang cukup

Setelah sahur, banyak orang merasa tubuh lebih segar karena baru saja mendapat asupan energi. Olahraga ringan seperti stretching, yoga, atau jalan santai bisa menjadi pilihan yang aman. Hindari langsung melakukan latihan berat karena tubuh masih menyesuaikan diri dengan puasa. Waktu ini ideal bagi yang ingin menjaga kebugaran tanpa mengganggu aktivitas harian dan sekaligus memulai hari dengan mood positif.

  1. Menjelang berbuka, tubuh lebih siap menyerap nutrisi

Olahraga menjelang berbuka kerap menjadi pilihan favorit karena setelahnya energi bisa segera diganti dengan makanan dan minuman. Aktivitas ringan seperti jogging, bersepeda, atau latihan singkat bisa dicoba. Pilih intensitas yang sesuai agar tubuh tidak cepat lelah. Waktu ini juga lebih aman untuk berolahraga karena sebentar lagi kamu bisa berbuka, sehingga aktivitas jadi lebih nyaman dan menyenangkan.

  1. Setelah tarawih, momen tenang untuk meningkatkan konsentrasi

Bagi yang padat aktivitas sepanjang hari, berolahraga setelah tarawih bisa menjadi pilihan tepat. Tubuh sudah terisi energi dari berbuka, sehingga siap untuk bergerak. Pilih aktivitas ringan dan menenangkan, seperti yoga, pilates, atau jalan santai di sekitar rumah. Suasana malam yang tenang membuat olahraga lebih fokus, sekaligus membantu menjaga kesehatan tanpa mengganggu momen spiritual Ramadan.

  1. Hindari aktivitas fisik berat saat siang hari

Siang hari saat puasa menjadi waktu paling rawan untuk berolahraga. Energi mulai menurun dan rasa haus tidak bisa segera diatasi. Aktivitas berat di jam ini berisiko membuat tubuh cepat lelah dan dehidrasi. Jika tetap ingin bergerak, pilih latihan ringan seperti jalan santai atau stretching agar tetap aktif tanpa membebani tubuh saat puasa.

  1. Sesuaikan gerakan dengan kondisi tubuhmu

Setiap orang memiliki ritme dan daya tahan tubuh berbeda. Hindari memaksakan diri mengikuti tren jika tubuh belum siap. Perhatikan sinyal tubuh, pilih waktu olahraga yang nyaman, dan sesuaikan intensitasnya. Ramadan bukan soal siapa yang paling kuat, melainkan menjaga keseimbangan antara ibadah dan kesehatan.

Olahraga di bulan Ramadan tetap penting, tapi memerlukan strategi yang tepat untuk melakukannya. Waktu terbaik bisa usai sahur, menjelang berbuka, atau setelah tarawih, tergantung kondisi tubuh dan aktivitas harian. Hindari latihan berat saat siang hari agar energi tetap terjaga. Ingat, olahraga saat puasa bukan hanya untuk kebugaran fisik, tetapi juga menjaga keseimbangan hidup. Pilih waktu yang tepat agar Ramadan tetap sehat dan bermakna.

Penulis: Anna Tasya Enzelina

Editor : Aditya Novrian
#Olahraga #Puasa