Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ngaji Ramadan Kitab Ushfuriyah: Hadis 35 dan Kisah tentang Muadzin Bukhara yang Bermimpi Bertemu Nabi

A. Nugroho • Jumat, 20 Maret 2026 | 04:00 WIB
Ngaji Ramadan Kitab Ushfuriyah: Hadis 35 dan Kisah tentang Muadzin Bukhara yang Bermimpi Bertemu Nabi
Ngaji Ramadan Kitab Ushfuriyah: Hadis 35 dan Kisah tentang Muadzin Bukhara yang Bermimpi Bertemu Nabi


MALANG - Hadis ke-35 dari kitab Al Mawa’idhul ‘Ushfuriyah karya Syekh Muhammad bin Abu Bakar diambil berdasar riwayat Abu Sa’id al-Khudri. Ia mengungkapkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:


“Barang siapa saat hendak tidur membaca ‘astaghfirullahal ‘adhim, laa ilaaha illa Huwal Hayyul Qayyum wa atuubu ilaih’ sebanyak tiga kali, Allah akan mengampuni dosanya meski seperti buih lautan, meski sebanyak daun pepohonan, meski jumlahnya menyerupai pasir, meski hitungannya seperti jumlah hitungan hari di dunia.”


Baca juga: Ngaji Ramadan Kitab Ushfuriyah, Hadis 34 dan Kisah Ja’far yang Dianugerahi Sayap bak Malaikat 


Dari hadis ini, disertakan sebuah hikayat yang dituturkan oleh Muhammad ibn Said Muhammad bin Muhammad. Ia bercerita tentang Abu Sahl yang menjadi muadzin di Bukhara (kini masuk Uzbekistan, Red). Tepatnya di masjid Bani Ma’ruf. Dia lelaki yang saleh. 


Abu Sahl bertutur begini: “Suatu malam saya bermimpi berjumpa dengan Nabi. Dan saya lihat manusia yang berkata: ‘Ini Abu Bakar di sisi kanan Nabi, ini Umar di sisi kiri Nabi.’ Lalu saya mendatangi Nabi. Beliau menjabat tangan saya, begitu juga Abu Bakar dan Umar. 


Saya berkata kepada Nabi: ‘Saya pernah mendengar dari Muawiyah, yang mendengar dari Abdullah bin Walid, yang mendengar dari Athiyah. Sedangkan Athiyah dari Abi Sa’id al Khudri. Yakni tentang sabda Paduka yang isinya demikian:


‘Barang siapa pada saat menjelang tidur membaca kalimat ‘astaghfirullahal ‘adhim, laa ilaaha illa Huwal Hayyul Qayyum wa atuubu ilaih’ maka Allah mengampuni dosa orang itu, meski jumlahnya seperti daun pepohonan, meski dosanya menyamai jumlah hitungan hari dunia.’


Saya juga mengira kalau dikatakan juga: ‘meski banyaknya seperti jumlah tetes hujan ari angkasa.’ Apakah ini hadis Paduka, wahai Rasulullah?”


Rasulullah SAW menganggukkan kepala dan menjawab, “Ya.”


Hadis ini menjelaskan amalan yang dianjurkan sebelum tidur. Yang, intinya refleksi berisi permohonan ampun dan pertaubatan kepada Allah. Sekaligus pengakuan atas kemahaesaan Allah.

 Jika kita mau melakukannya, Allah yang Maha Pemurah pasti akan mengampuninya. Wallahu A’lam. (hid/diolah dari sejumlah terjemah kitab Al Mawa’idhul ‘Ushfuriyah)

 

Editor : A. Nugroho
#ushfuriyah #Ngaji #hadis #rasulullah