Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Habiskan Akhir Pekan sambil “Bermain”, Komunitas Kaliko Jadi Ruang Healing Pegiat Crafting Malang

Nahdiatul Affandiah • Minggu, 19 April 2026 | 15:05 WIB
Anggota komunitas Kaliko melakukan crafting di salah satu kafe beberapa waktu lalu. (Komunitas Kaliko)
Anggota komunitas Kaliko melakukan crafting di salah satu kafe beberapa waktu lalu. (Komunitas Kaliko)

MALANG, RADAR MALANG – Bagi sebagian orang, akhir pekan identik dengan beristirahat. Namun bagi pegiat crafting di Kota Malang, waktu libur justru dimanfaatkan untuk berkumpul, berkarya, dan “bermain”.

Begitulah cara Komunitas Kaliko menyebut aktivitas rutin mereka. Komunitas yang lahir pada September 2025 itu menjadi ruang bertemu bagi para pecinta kerajinan tangan, mulai dari journaling, merajut, melukis, hingga membuat karya dari tin foil.

Digagas Diva L. Georgina bersama Afifa Azahra, Kaliko berawal dari lingkar kecil sebelum berkembang menjadi wadah dengan puluhan anggota aktif.

“Kami menyebutnya bermain,” ujar Georgina.

Baca Juga: Driving Range Hi-Tech Taman Dayu Hadir di Pasuruan, Sekali Pukul Langsung Terukur

Dalam setiap pertemuan, anggota bebas membawa aktivitas crafting yang mereka tekuni. Namun, journaling menjadi salah satu kegiatan yang paling banyak diminati.

Suasana pertemuan pun menyerupai ruang kreatif bersama. Meja dipenuhi buku catatan, stiker, bolpoin warna-warni, benang rajut, hingga berbagai alat kerajinan lain.

Dalam sekali pertemuan, anggota bisa menghabiskan waktu hingga empat jam. Tidak hanya fokus mengerjakan karya, mereka juga saling berbagi teknik, bertukar ide, hingga membuka peluang kolaborasi.

Biasanya, pertemuan berlangsung pukul 13.00 hingga 16.00 dengan peserta sekitar 18 sampai 20 orang. Namun konsepnya dibuat fleksibel, sesuai semangat “bermain” yang mereka usung.

Baca Juga: Pesona Gondanglegi Ditiadakan, Begini Alasannya

Menariknya, komunitas ini tak sekadar menjadi ruang menyalurkan hobi. Banyak anggota juga merintis usaha kecil di bidang crafting, sehingga forum ini kerap menjadi tempat lahirnya ide bisnis baru.

“Selain healing dengan kerajinan, banyak anggota juga punya usaha di bidang ini,” lanjut Georgina.

Bagi anggotanya, Kaliko bukan sekadar komunitas. Ia menjadi ruang jeda di tengah rutinitas, tempat kreativitas tumbuh, dan relasi terbangun lewat karya.

Editor : Aditya Novrian
#Komunitas Kaliko #crafting Malang #journaling Malang #komunitas kreatif Malang #healing lewat crafting