MALANG - Divo Band siap menggebrak industri musik Tanah Air usai meluncurkan album perdana bertitel Cinta Bikin Gila, Selasa (21/4). Mengusung genre pop rock, band asal Malang ini punya sederet lagu andalan yang bakal memanjakan kembali penggemar genre ini di Indonesia.
“Kami ingin berkontribusi dalam menghidupkan kembali musik rock, khususnya di Bhumi Arema," ujar Yoga Adhinata, keyboardist Divo sekaligus leader band ini.
Mengapa rock? Yoga mengatakan beberapa tahun terakhir, musik rock seperti tergeser oleh genre lain seperti Hip Hop, R&B, Ambyaran, hingga Jazz.
Karenanya, Divo ingin kembali membangkitkan genre musik yang sesuai dengan habitat Malang sebagai Kota Rock. "Kami ingin menegaskan kembali bahwa jati diri Arema adalah rock,” tegasnya.
Bersiap Tur Keliling Indonesia
Dalam album ini, Divo yang diawaki Yoga (keyboard), Okky (gitar), Novan (bass), Yosie (drum), Rafly (vokal) menawarkan 8 lagu andalan, yakni: Cinta Bikin Gila, Sakit Hati, Takdirmu Bersamaku, Pejuang Hati, Cinta Buta, Pesta Bujang, Elegi Tuk Ayah, dan Amnesia.
Sebagai langkah awal, kata Yoga, Divo meluncurkan album sekaligus single perdana Cinta Bikin Gila. Dimana music video (MV)-nya dilaunching di Hi5 Lounge Anang Family Karaoke, Selasa kemarin (21/4).
Setelah peluncuran album dan MV, Divo akan melanjutkan tur ke berbagai kota di Indonesia. “Jadwalnya masih kami susun bersama sponsor utama,” ujarnya.
Selain bakal membuat MV seluruh lagu di album ini, Divo juga siap meluncurkan album dan single mereka ke berbagai platform musik. Salah satunya Spotify.
"Kami berharap album dan single Divo yang telah dirilis dapat diterima masyarakat dengan baik dan bisa menembus 10 besar Spotify nasional," tandas Yoga.
Peluncuran album dan single Divo merupakan pembuktian bahwa musisi asal Malang yang memang kreatif dan punya orisinalitas dalam berkarya.
Terbentuk sejak 2011, Divo Band sempat lama vakum karena kesibukan masing-masing personelnya. Namun band yang beranggotakan arek-arek Malang ini kembali eksis dan aktif kembali dengan formasi baru sejak 2018.
Editor : A. Nugroho