MALANG, RADAR MALANG - Kesehatan kucing berawal dari perawatan yang tepat, terutama melalui grooming rutin untuk menjaga kebersihan dan kesehatannya. Pasalnya, kucing peliharaan sering bermain di berbagai tempat yang kotor sehingga bulu dan tubuhnya mudah menjadi berantakan serta menimbulkan bau tak sedap. Selain itu, paparan kuman dan risiko penyakit juga bisa datang tanpa disadari. Oleh karena itu, grooming menjadi langkah penting agar kucing tetap bersih, sehat, dan nyaman setelah beraktivitas.
Grooming bukan sekadar memandikan anabul, tetapi juga mencakup perawatan menyeluruh untuk menjaga kebersihan setiap bagian tubuhnya secara teliti. Mulai dari bulu, telinga, kuku, hingga kebersihan kulit perlu diperhatikan agar kesehatan kucing tetap terjaga. Oleh karena itu, ada berbagai jenis grooming kucing yang bisa dilakukan secara rutin untuk membantu anabul kesayangan tetap bersih, sehat, dan nyaman.
Baca Juga: Bingung Main Apa? Ini 5 Rekomendasi Game Nintendo Paling Seru di 2026!
Memandikan kucing menjadi bagian penting dalam grooming anabul
Meski kucing pada umumnya bisa membersihkan tubuhnya sendiri dengan menjilat bulunya, terkadang mereka tetap membutuhkan bantuan setelah bermain di tempat yang kotor. Karena itu, memandikan kucing dapat membantu menjaga kebersihan dan kesehatannya. Sebelum mandi, pastikan telinga kucing disumbat dengan kapas agar tidak kemasukan air, lalu mandikan secara perlahan supaya anabul tetap tenang dan tidak mengamuk.
Menyisir bulu kucing membantu menjaga kebersihan serta kesehatan kulitnya
Perawatan ini penting untuk mengurangi risiko terbentuknya hairball akibat bulu yang tertelan saat kucing membersihkan tubuhnya sendiri. Selain itu, menyisir bulu juga dapat membantu pemilik lebih cepat mengetahui jika ada masalah pada kulit maupun bulu anabul. Pada kucing berbulu pendek, penyisiran cukup dilakukan seminggu sekali menggunakan sisir besi, sedangkan kucing berbulu panjang perlu disisir setiap hari agar bulunya tidak kusut.
Rutin memeriksa cakar kucing dapat membantu mencegah kotoran menumpuk
Selain menjaga kebersihan, perawatan cakar juga penting agar kuku tidak tumbuh ke dalam dan menyebabkan infeksi. Kuku yang terlalu panjang dan tajam dapat membuat kucing tidak nyaman saat berjalan bahkan melukai pemiliknya. Karena itu, kuku kucing perlu dirapikan secara rutin menggunakan gunting khusus kucing. Saat memotongnya, lakukan dengan perlahan dan hindari mengenai bagian merah muda pada kuku agar tidak terluka.
Menyikat gigi kucing membantu menjaga kebersihan mulut
Perawatan ini dapat dilakukan menggunakan sikat dan pasta gigi khusus kucing agar kesehatan giginya tetap terjaga. Hindari memakai pasta gigi manusia karena bisa menyebabkan gangguan pencernaan pada kucing. Selain menggunakan sikat gigi khusus, kamu juga bisa memakai cotton bud untuk membersihkan giginya. Jika memelihara lebih dari satu kucing, pastikan menggunakan sikat gigi yang berbeda untuk mencegah penyebaran bakteri.
Baca Juga: Selingkuh di Layar Kaca: Kenapa Cerita ‘Terlarang’ Justru Disukai?
Membersihkan telinga kucing penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatannya
Pasalnya, bagian telinga sulit dijangkau oleh kucing sehingga perlu dibantu dibersihkan secara rutin. Saat membersihkan telinga, kamu juga bisa memeriksa kondisi saluran telinganya untuk memastikan tidak ada kotoran menumpuk atau tanda kemerahan. Gunakan cotton bud dan cairan pembersih telinga khusus, lalu bersihkan secara perlahan. Pastikan memakai cotton bud yang berbeda untuk telinga kiri dan kanan agar tetap higienis.
Membersihkan mata dan hidung kucing membantu menjaga kebersihan dan kenyamanannya
Kotoran atau kerak hitam sering menempel pada area mata dan hidung yang sulit dibersihkan sendiri oleh kucing. Karena itu, bagian ini perlu dibersihkan secara rutin menggunakan handuk lembap. Usap perlahan agar anabul tetap nyaman dan tidak merasa terganggu saat dibersihkan.
Membersihkan jamur dan kutu dapat membantu kucing terhindar dari iritasi kulit
Perawatan ini penting dilakukan karena kutu dan jamur dapat membuat anabul merasa gatal dan tidak nyaman, bahkan memengaruhi pertumbuhan bulunya hingga menyebabkan area tertentu tampak botak. Untuk penanganan yang lebih tepat, kamu bisa membawa kucing ke dokter hewan agar mendapatkan perawatan serta obat khusus yang dapat dilanjutkan di rumah.
Melakukan grooming secara rutin tidak hanya membuat kucing terlihat bersih dan terawat, tetapi juga membantu menjaga kesehatan tubuhnya secara menyeluruh. Dengan perawatan yang tepat, anabul dapat terhindar dari berbagai masalah kesehatan dan tetap nyaman menjalani aktivitas sehari-hari.
Editor : Aditya Novrian