Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Gaun Bocah-Bocah di Malang Menghiasi Panggung Fashion Asia

Nahdiatul Affandiah • Senin, 11 Mei 2026 | 16:16 WIB

 

Model memeragakan busana di ajang Asian Student Fashion Week (ASFW)
Model memeragakan busana di ajang Asian Student Fashion Week (ASFW)

 

MALANG KOTA - Ratusan bocah usia 4-7 tahunan berlenggak-lenggok di panggung Gedung Graha Cakrawala, Universitas Negeri Malang (UM) kemarin (10/5). Di ajang Asian Student Fashion Week (ASFW), mereka menampilkan gaya elegan dari baju-baju desainer ternama. Total ada 88 desainer profesional yang menyediakan karya.

Berbagai model gaun ditampilkan dari 14 desainer kids wear, lalu ada 51 desainer mahasiswa, dan 23 desainer gabungan internasional. Ada gaun bertema fairy seperti yang biasa dikenakan tuan putri dalam film Disney. Juga gaun anggun ala kebaya khas fashion keluarga kerajaan Jawa.

Acara tersebut menggandeng desainer tiga negara. Yaitu Malaysia, Turki, hingga Korea Selatan. Juga menjadi presentasi tugas akhir mahasiswa Sarjana Terapan Desain Mode karena tiap mahasiswa diwajibkan menyuguhkan lima koleksi busana dalam bentuk mini collection.

Dosen Tata Busana Fakultas Vokasi UM sekaligus Koordinator Asian Student Fashion Week Agus Sunandar menyampaikan, cakupan peserta tahun ini lebih luas. Hampir seluruh perguruan tinggi desain mode di Indonesia turut ambil bagian.

“Baik dari perguruan tinggi negeri maupun swasta, semua yang tergabung dalam asosiasi desain mode Indonesia bernama IMODEA hadir,” jelasnya.

Sedangkan Ketua Indonesian Mode Association (IMODEA) Dr Tjok Istri Ratna mengatakan, asosiasi tersebut memiliki 25 anggota perguruan tinggi. Menurut dia, IMODEA sangat penting dikembangkan karena berbasis keilmuan khusus. Dengan menekankan tiap anak didik bisa bersatu dan sama-sama mengembangkan dunia fashion.

“Kami juga mendukung tujuan Indonesia yang ingin menjadi pusat ethical fashion. Tujuan itu harus diperjuangkan dan tidak bisa sendiri,” ujar Ratna.

Salah satu desainer dengan brand Keanokids, Nur Abidah menampilkan fashion dari dunia anak yang bahagia dan penuh mimpi. Prinsipnya selalu menciptakan baju dan gaun yang kids friendly.

”Karena itu pemilihan material sangat serius,” kata dia. 

Kali ini Abidah menampilkan koleksi spring blossom. Desain futuristik yang fleksibel menggunakan permainan kancing dan resleting dengan bahan nyaman, tidak mudah kusut, serta tidak membatasi gerak anak yang pakai.

“Baju yang ditampilkan bisa dipakai anak dengan torso kecil maupun besar. Pemakaiannya cepat tanpa ribet,” pungkasnya.(aff/dan)

 

Editor : Mahmudan
#malang hari ini #fashion show di malang #fashion show