Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jangan Langsung Berangkat! Simak Hal Penting Ini Sebelum Mendaki Gunung Bromo

Keshia Putri Susetyo • Jumat, 15 Mei 2026 | 02:00 WIB
Jangan Langsung Berangkat! Simak Hal Penting Ini Sebelum Mendaki Gunung (Source: Pexels/@R.Praditya Trias Herlambang)
Jangan Langsung Berangkat! Simak Hal Penting Ini Sebelum Mendaki Gunung (Source: Pexels/@R.Praditya Trias Herlambang)

MALANG, RADAR MALANG - Gunung Bromo selalu dipadati wisatawan karena pemandangannya yang indah. Namun, banyak orang terlalu fokus mengejar foto estetik dan lupa bahwa perjalanan ke Bromo bukan sekadar wisata biasa. Medan berpasir, suhu ekstrem, hingga aturan kawasan taman nasional menjadi hal penting yang sering diremehkan wisatawan pemula.

Baca Juga: Mau ke Bromo? Ini Bulan dan Jam Terbaik untuk Berburu Matahari Terbit

Supaya perjalanan tetap aman, nyaman, dan tidak berakhir drama di tengah dinginnya pagi Bromo, ada beberapa hal penting yang wajib kalian siapkan sebelum berangkat.

1. Jangan Remehkan Dingin Bromo

Banyak wisatawan datang dengan outfit tipis demi kebutuhan foto, lalu berakhir menggigil sepanjang perjalanan. Padahal, suhu di kawasan sunrise Bromo bisa turun hingga sekitar 5 derajat celcius, bahkan terasa lebih dingin karena angin pegunungan yang cukup kencang.

Karena itu, pakaian hangat menjadi perlengkapan wajib. Gunakan jaket gunung tebal atau windbreaker, ditambah kupluk, syal, dan sarung tangan agar tubuh tetap hangat saat menunggu sunrise.

Kalau merasa tahan dingin sekalipun, jangan terlalu percaya diri. Udara Bromo pada dini hari bisa terasa menusuk, terutama bagi wisatawan yang belum terbiasa dengan suhu pegunungan.

2. Sepatu Bukan Sekadar Fashion

Salah satu kesalahan paling sering dilakukan wisatawan adalah memakai sandal atau sepatu tipis demi terlihat stylish. Padahal medan di Bromo terkenal berpasir, licin, dan cukup menanjak, terutama saat menuju area kawah.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Tablet untuk Kuliah dan Kerja Terbaik di 2026

Gunakan sepatu gunung atau sneakers dengan sol kasar agar pijakan lebih stabil. Selain lebih aman, kaki juga tidak cepat pegal ketika harus berjalan cukup jauh dari area parkir Jeep menuju spot wisata.

3. Headlamp dan Senter Itu Penting

Mayoritas wisatawan berangkat menuju spot sunrise sejak dini hari, bahkan sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 pagi. Kondisi jalan tentu masih sangat gelap.

Karena itu, senter atau headlamp menjadi perlengkapan penting yang sering terlupakan. Penerangan tambahan akan membantu saat berjalan dari parkiran Jeep menuju area pandang sunrise atau jalur menuju kawah.

Baca Juga: Ingin Ganti Look Rambut agar Lebih Berbeda? Coba Rekomendasi Warna Ini

Selain memudahkan langkah, alat penerangan juga membantu menghindari risiko tersandung di jalur berbatu dan berpasir.

4. Masker dan Kacamata Jangan Sampai Ketinggalan

Lautan pasir Bromo memang indah, tetapi debunya bisa cukup menyiksa, terutama saat angin sedang besar. Belum lagi asap belerang dari area kawah yang kadang terasa pekat.

Masker berguna melindungi hidung dan mulut dari debu kering, sedangkan kacamata membantu melindungi mata agar tidak perih akibat pasir beterbangan.

5. Bawa Kebutuhan Pribadi

Hal sederhana seperti tisu basah, minyak angin, obat pribadi, hingga uang tunai sering dianggap sepele. Padahal benda-benda kecil ini bisa sangat membantu di tengah perjalanan.

Baca Juga: Kulit Kepala Gatal karena Ketombe? 5 Rekomendasi Sampo Lokal untuk Mengatasinya

Uang tunai dibutuhkan untuk membayar toilet umum, membeli makanan atau menyewa jasa transportasi tambahan. Kalau memiliki riwayat mabuk perjalanan atau asma, jangan lupa membawa obat pribadi sebelum naik ke kawasan pegunungan.

6. Jeep Bromo Itu Wajib, Bukan Pilihan

Salah satu fakta yang masih sering tidak diketahui wisatawan adalah kendaraan roda empat biasa tidak diperbolehkan masuk ke area lautan pasir Bromo.

Wisatawan wajib menggunakan Jeep lokal untuk menjangkau beberapa titik wisata utama. Selain karena aturan kawasan, kendaraan Jeep memang lebih mampu melewati medan pasir dan tanjakan curam. Biasanya wisatawan menyewa Jeep secara rombongan agar biaya lebih hemat.

Baca Juga: Tebing dan Laut Jadi Satu View, Pantai Ini Jadi Rekomendasi untuk Healing dari Penat Kuliah

7. Tidak Kuat Jalan? Ada Ojek dan Kuda

Dari area parkir Jeep, pengunjung masih harus berjalan menuju tangga kawah. Jika merasa lelah, wisatawan bisa menggunakan jasa ojek motor lokal atau menyewa kuda yang tersedia di kawasan wisata.

Selain membantu perjalanan, keberadaan jasa lokal ini juga menjadi bagian dari roda ekonomi masyarakat sekitar kawasan Bromo.

8. Cek Status Gunung Sebelum Berangkat

Karena termasuk gunung api aktif, status vulkanis Bromo bisa berubah sewaktu-waktu. Dalam kondisi tertentu, petugas taman nasional dapat memberlakukan radius aman yang membatasi akses wisatawan. Karena itu, penting untuk selalu mengecek informasi resmi sebelum berangkat agar perjalanan tidak sia-sia.

Baca Juga: Jangan Asal Pilih! Ini Rekomendasi Hair Mask untuk Menutrisi Kembali Rambut Kering dan Rusak

Jadi, sebelum berangkat mengejar matahari terbit di Bromo, pastikan semua perlengkapan dan informasi penting sudah kalian siapkan. 

Editor : Aditya Novrian
#Mendaki gunung bromo #Persiapan ke gunung bromo #persiapan mendaki gunung #informasi mendaki #gunung bromo