MALANG, RADAR MALANG - Bulan Dzulhijjah merupakan bulan ke-12 dalam kalender Hijriah dan termasuk salah satu bulan haram yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Di bulan yang penuh kemuliaan ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, salah satunya dengan menjalankan puasa sunnah.
Terkait pelaksanaan puasa Dzulhijjah yang dilakukan bersamaan dengan qadha puasa Ramadhan, hal tersebut kerap menjadi pertanyaan di kalangan umat Islam. Mengutip penjelasan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), anjuran menjalankan puasa pada bulan-bulan haram, termasuk Dzulhijjah, disebutkan dalam salah satu hadits Rasulullah SAW berikut ini:
مَنْ صَامَ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ شَهْرٍ حَرَامٍ: الْخَمِيسَ وَالْجُمُعَةَ وَالسَّبْتَ، كَتَبَ اللَّهُ تَعَالَى لَهُ عِبَادَةَ سَبْعِمِائَةِ عَامٍ
Artinya: "Barang siapa berpuasa tiga hari di bulan haram, yaitu hari Kamis, Jumat, dan Sabtu, maka Allah Ta'ala akan mencatat baginya pahala ibadah selama tujuh ratus tahun." (HR At-Thabrani)
Penjelasan Menjalankan Puasa Dzulhijjah Sekaligus Qadha Ramadhan
Mengutip MUI Digital, puasa qadha Ramadhan diperbolehkan dilakukan bersamaan dengan puasa sunnah Dzulhijjah. Artinya, seseorang tetap bisa memperoleh keutamaan puasa Dzulhijjah meskipun niat utamanya adalah mengganti puasa Ramadhan yang belum terlaksana.
Baca Juga: Catat! Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026, Lengkap dengan Niat dan Keutamaannya
Dengan demikian, menggabungkan niat puasa qadha Ramadhan dan puasa Dzulhijjah diperbolehkan dalam Islam. Seseorang tetap berpeluang memperoleh dua keutamaan sekaligus, yakni mengganti kewajiban puasa Ramadhan dan meraih pahala sunnah Dzulhijjah.
Meskipun NU Online menjelaskan bahwa umat Islam yang masih memiliki utang puasa Ramadhan dianjurkan untuk lebih dahulu menunaikan qadha sebelum menjalankan puasa sunnah. Namun jika waktu puasa Dzulhijjah sudah dekat, maka qadha puasa dapat dilakukan bertepatan dengan hari-hari sunnah tersebut agar tetap mendapatkan keutamaannya.
Niat Puasa Qadha Ramadhan di Bulan Dzulhijjah
Bagi umat Muslim yang ingin menjalankan puasa qadha Ramadhan sekaligus meraih keutamaan puasa Dzulhijjah, niat puasa tetap difokuskan untuk mengganti kewajiban puasa Ramadhan. Berikut bacaan niatnya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ رَمَضَانَ لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhaai fardhi ramadhaana lillaahi ta‘aalaa.
Artinya:
“Aku berniat puasa esok hari untuk mengganti puasa wajib Ramadhan karena Allah Ta’ala.”
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026/1447 H
Jadwal Puasa Dzulhijjah
- 1 Dzulhijjah 1447 H: 18 Mei 2026
- 2 Dzulhijjah 1447 H: 19 Mei 2026
- 3 Dzulhijjah 1447 H: 20 Mei 2026
- 4 Dzulhijjah 1447 H: 21 Mei 2026
- 5 Dzulhijjah 1447 H: 22 Mei 2026
- 6 Dzulhijjah 1447 H: 23 Mei 2026
- 7 Dzulhijjah 1447 H: 24 Mei 2026
Jadwal Puasa Tarwiyah
- 8 Dzulhijjah 1447 H: 25 Mei 2026
Jadwal Puasa Arafah
- 9 Dzulhijjah 1447 H: 26 Mei 2026
Itulah penjelasan mengenai hukum menggabungkan puasa Dzulhijjah dengan qadha Ramadhan beserta jadwal pelaksanaannya pada tahun 1447 H/2026 M.
Editor : Aditya Novrian