Bahaya Tidur dengan Rambut Basah, Kebiasaan Sepele yang Bisa Jadi Masalah Besar

Keshia Putri Susetyo • Dipublikasikan Rabu, 27 Mei 2026 | 23:21 WIB
Bahaya Tidur dengan Rambut Basah, Kebiasaan Sepele yang Bisa Jadi Masalah Besar (Source: Pexels)
Bahaya Tidur dengan Rambut Basah, Kebiasaan Sepele yang Bisa Jadi Masalah Besar (Source: Pexels)

MALANG, RADAR MALANG - Pernah nggak sih, kalian habis keramas malam-malam lalu langsung rebahan karena sudah terlalu capek? Rasanya memang nyaman, apalagi setelah seharian beraktivitas. Tapi ternyata, tidur dalam kondisi rambut masih basah bukan kebiasaan yang baik untuk kesehatan rambut maupun kulit kepala.

Meski terlihat sepele, kebiasaan ini bisa memicu berbagai masalah yang sering tidak disadari. Mulai dari rambut rusak, ketombe, sampai bantal yang jadi sarang kuman.

Baca Juga: Kulit Kepala Gatal karena Ketombe? 5 Rekomendasi Sampo Lokal untuk Mengatasinya

Ingin tahu lebih? Yuk simak penjelasan berikut!

1. Rambut Jadi Lebih Rapuh dan Mudah Rusak

Saat basah, kondisi rambut ternyata jauh lebih rapuh dibandingkan ketika kering. Gesekan antara rambut dan bantal ketika kalian bergerak saat tidur dapat membuat helai rambut lebih mudah patah dan bercabang.

Apalagi kalau kalian sering tidur sambil menggosok-gosok kepala ke bantal tanpa sadar. Lama-kelamaan, rambut bisa terlihat kusut, kasar, dan kehilangan kekuatannya.

Baca Juga: Jangan Asal Ikat Rambut Saat Tidur! Ini Hal Penting yang Perlu Diperhatikan

2. Kulit Kepala Lembap Jadi Tempat Favorit Jamur

Kondisi lembab dan hangat dari rambut basah ternyata menjadi lingkungan ideal bagi bakteri dan jamur untuk berkembang biak. Salah satu jamur yang sering muncul adalah Malassezia, yaitu jamur penyebab ketombe.

Akibatnya, kulit kepala bisa terasa gatal, muncul serpihan putih, bahkan menimbulkan rasa tidak nyaman saat beraktivitas. Jadi kalau kalian sering mengalami ketombe meski sudah rutin keramas, bisa jadi penyebabnya adalah kebiasaan tidur dengan rambut basah.

Baca Juga: Cuaca Terik Bikin Rambut Mudah Lepek, Ini Cara Menjaganya Tetap Segar

3. Bisa Memicu Sakit Kepala

Banyak orang menganggap sakit kepala setelah tidur dengan rambut basah hanyalah mitos. Padahal, perubahan suhu yang ekstrem dan kelembapan di area kepala dapat memicu ketegangan otot.

Kondisi tersebut akhirnya membuat kepala terasa berat atau nyeri ketika bangun tidur. Terutama jika kalian tidur di ruangan dingin atau menggunakan kipas dan AC semalaman.

Baca Juga: Ingin Rambut Tetap Wangi Sepanjang Hari? Ini Tips Perawatan yang Wajib Dicoba

4. Bantal dan Kasur Ikut Jadi Korban

Bukan cuma rambut yang terdampak, bantal juga bisa rusak karena terus-menerus menyerap air dari rambut basah. Serat bantal menjadi lembap dan lebih mudah menjadi tempat berkembangnya kuman.

Kalau dibiarkan terlalu lama, kondisi ini bahkan dapat membuat kasur terasa apek dan kurang higienis untuk digunakan setiap hari.

Baca Juga: Ingin Ganti Look Rambut agar Lebih Berbeda? Coba Rekomendasi Warna Ini

Kadang memang sulit menghindari keramas di malam hari, apalagi setelah pulang kerja, olahraga, atau aktivitas luar ruangan. Kalau memang terpaksa, pastikan rambut sudah dikeringkan terlebih dahulu sebelum tidur.

Kalian bisa menggunakan hair dryer atau membiarkan rambut mengering secara alami hingga sekitar 80 persen sebelum merebahkan diri di kasur.

Kebiasaan kecil ini mungkin terdengar sederhana, tetapi bisa membantu menjaga kesehatan rambut, kulit kepala, sekaligus kualitas tidur kalian.

 

Editor : Aditya Novrian
efek tidur rambut basah bahaya tidur rambut basah tidur rambut basah