MALANG, RADAR MALANG - Di era serba nirkabel seperti sekarang, penggunaan Bluetooth earphone sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari mendengarkan musik, meeting online, hingga menemani perjalanan, perangkat kecil ini memang praktis dan nyaman digunakan. Namun, masih banyak orang yang bertanya-tanya, apakah Bluetooth earphone memancarkan radiasi dan berbahaya untuk kesehatan?
Jawabannya, ya, Bluetooth earphone memang memancarkan radiasi. Tapi jangan langsung panik dulu, karena radiasi yang dipancarkan ternyata sangat rendah dan masih berada dalam batas aman.
Baca Juga: Dari Energi Sampai Otot, Ini Alasan Daging Merah Penting untuk Tubuh
Bluetooth bekerja menggunakan gelombang radio untuk menghubungkan perangkat tanpa kabel. Gelombang radio ini termasuk radiasi non-ionisasi, yaitu jenis radiasi dengan energi sangat rendah.
Berbeda dengan radiasi ionisasi seperti sinar-X yang memiliki energi tinggi dan dapat merusak DNA atau sel tubuh, gelombang Bluetooth tidak memiliki kekuatan sebesar itu. Jadi, radiasi dari Bluetooth earphone dinilai aman dan berada jauh di bawah ambang batas bahaya standar keselamatan internasional.
Tingkat Radiasinya Sangat Rendah
Kalau dibandingkan dengan perangkat lain, daya pancar Bluetooth ternyata sangat kecil. Perangkat Bluetooth rata-rata hanya memancarkan daya sekitar 1 hingga 10 mW. Sebagai perbandingan, ponsel bisa memancarkan daya hingga sekitar 1000 mW saat digunakan untuk komunikasi. Artinya, radiasi Bluetooth jauh lebih rendah dibandingkan radiasi dari smartphone yang setiap hari kalian gunakan.
Jadi, kalau selama ini kalian khawatir Bluetooth earphone “berbahaya”, faktanya tingkat radiasinya masih sangat minim.
Yang Lebih Berisiko Justru Volume Musik Terlalu Keras
Menariknya, ancaman terbesar dari penggunaan earphone sebenarnya bukan berasal dari radiasi, melainkan dari kebiasaan mendengarkan audio terlalu keras dalam waktu lama.
Baca Juga: Kolesterol di Daging Kambing, Benarkah Selalu Berbahaya? Ini Faktanya!
Volume yang terlalu tinggi dapat merusak sel saraf pendengaran secara permanen. Kerusakan ini bisa menyebabkan penurunan kemampuan mendengar, telinga berdenging, hingga gangguan pendengaran jangka panjang.
Apalagi kalau kalian sering menggunakan earphone berjam-jam tanpa jeda sambil memutar musik dengan volume penuh. Nah, kebiasaan seperti ini justru lebih perlu diwaspadai.
Cara Aman Menggunakan Bluetooth Earphone
Supaya telinga tetap sehat, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa kalian terapkan saat menggunakan earphone:
-
Gunakan volume maksimal 60 persen dari batas tertinggi.
-
Istirahatkan telinga setelah penggunaan dalam waktu lama.
-
Terapkan aturan 60/60, yaitu mendengarkan maksimal 60 menit dengan volume tidak lebih dari 60 persen.
-
Hindari tidur menggunakan earphone dengan musik menyala terus-menerus.
Kebiasaan kecil seperti ini bisa membantu menjaga kesehatan pendengaran dalam jangka panjang.
Baca Juga: Bahaya Tidur dengan Rambut Basah, Kebiasaan Sepele yang Bisa Jadi Masalah Besar
Selama digunakan dengan bijak, Bluetooth earphone masih tergolong aman digunakan sehari-hari. Radiasi yang dipancarkan termasuk radiasi non-ionisasi dengan tingkat sangat rendah dan jauh di bawah batas berbahaya.
Jadi, daripada terlalu khawatir soal radiasi Bluetooth, mungkin yang lebih penting justru memperhatikan seberapa keras volume yang kalian dengarkan setiap hari. Karena telinga juga butuh “istirahat”, bukan cuma playlist favorit kalian saja yang diputar tanpa henti.
Editor : Aditya Novrian