Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Fakta Film Badut Gendong yang Akan Menjadi Lawan Ustadz Qodrat Selanjutnya

Keshia Putri Susetyo • Minggu, 31 Mei 2026 | 04:00 WIB
Fakta Film Badut Gendong yang Akan Menjadi Lawan Ustadz Qodrat Selanjutnya
Fakta Film Badut Gendong yang Akan Menjadi Lawan Ustadz Qodrat Selanjutnya

MALANG, RADAR MALANG - Dunia Qodrat Universe kembali menghadirkan karakter yang menarik perhatian. Kali ini, sosok Badut Gendong menjadi perbincangan karena digadang akan menjadi lawan Ustadz Qodrat selanjutnya. Namun jangan salah, Badut Gendong hadir dengan identitasnya sendiri, membawa kisah tragis, amarah, dan kritik sosial yang kuat di balik balutan horor yang mencekam.

Sebelum membahas fakta-fakta menariknya, yuk kenalan dulu dengan cerita yang diangkat film ini.

Baca Juga: Terisolasi dan Diburu: Kenapa Film Colony (2026) Layak Ditonton

Sinopsis Film Badut Gendong

Darso (Marthino Lio) sehari-hari bekerja sebagai pengamen jalanan dengan mengenakan kostum Badut Gendong. Di tengah keterbatasan hidup, ia menyimpan harapan sederhana: membangun kehidupan yang lebih baik bersama Darsi (Dayinta Melira), istrinya yang sedang mengandung buah hati yang telah lama mereka nantikan.

Sayangnya, impian tersebut hancur dalam sekejap. Darsi dan bayi yang dikandungnya menjadi korban kekejaman para preman. Kehilangan orang-orang yang paling dicintainya membuat Darso tenggelam dalam kesedihan yang mendalam.

Dalam kondisi penuh duka, Darso menempatkan jasad Darsi ke dalam boneka yang ia bawa, lalu memutuskan kembali ke kampung halamannya. Namun sesampainya di sana, ia mendapati kampungnya berada dalam kekacauan akibat ulah developer jahat yang menindas warga.

Baca Juga: Film Sekawan Limo 2 Diprediksi Dongkrak Kunjungan Wisata ke Kabupaten Malang, Ini Penjelasannya

Situasi semakin memburuk ketika sebuah perayaan berubah menjadi amuk massa. Seorang dukun tetua desa merapalkan kutukan yang memanggil entitas penuh dendam dan kekejaman. Di tengah penderitaan, kemarahan, dan kekacauan yang terus membesar, Darso tidak menyadari bahwa dirinya perlahan terjebak dalam kuasa gelap yang berasal dari belahan jiwa yang paling ia cintai.

1. Menjadi Bagian Penting dari Qodrat Universe

Bagi kalian yang mengikuti perkembangan Qodrat Universe, Badut Gendong bukanlah karakter yang hadir sebagai cerita sampingan semata.

Film ini merupakan bagian resmi dari Qodrat Universe dan memiliki peran penting dalam perkembangan semesta tersebut. Menariknya lagi, Badut Gendong dipersiapkan untuk menjadi lawan Ustaz Qodrat di masa depan.

Baca Juga: Sosok Prakasa Kitabuming, Pria Solo yang Berbahaya di Film Ghost in the Cell

Hal ini membuat filmnya terasa seperti potongan puzzle besar yang nantinya akan terhubung dengan cerita-cerita berikutnya.

2. Marthino Lio Belajar Berkelahi dengan Mata Tertutup

Mendalami karakter Darso ternyata bukan perkara mudah.

Untuk kebutuhan adegan aksi, Marthino Lio menjalani latihan khusus, termasuk belajar berkelahi dengan mata tertutup. Persiapan ini dilakukan untuk membantu memahami kondisi psikologis dan fisik karakter Darso yang mengalami penderitaan luar biasa sepanjang cerita.

Dedikasi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa sosok Darso terasa begitu intens dan penuh emosi di layar.

3. Topeng Badut Gendong Dirancang Selama Dua Tahun

Kalau melihat wajah Badut Gendong yang menyeramkan sekaligus mudah diingat, ternyata proses pembuatannya tidak instan.

Baca Juga: Film Terbaru Dari Studio Ghibli Menggaet Dua Sutradara Terkenal

Topeng ikonik tersebut dikerjakan oleh Caravan Studio melalui proses riset dan perancangan selama dua tahun. Tim kreatif berusaha menemukan desain yang mampu menciptakan kesan menyeramkan sekaligus memiliki identitas visual yang kuat.

Hasilnya adalah sosok yang langsung mencuri perhatian sejak pertama kali muncul dan berpotensi menjadi salah satu karakter paling ikonik di Qodrat Universe.

4. Terinspirasi dari Kesenian Ledek Gogek di Solo

Di balik tampilannya yang mengerikan, ide awal Badut Gendong justru lahir dari budaya lokal.

Konsep karakter ini muncul ketika sutradara Charles Gozali dan co-director Imron Ayukayu melihat kesenian Ledek Gogek di Solo. Dari pengamatan tersebut, keduanya menemukan inspirasi visual dan atmosfer yang kemudian berkembang menjadi sosok Badut Gendong seperti yang dikenal saat ini.

Bukan Sekadar Horor, Tapi Kritik Sosial yang Menyakitkan

Kalau kalian mengira Badut Gendong hanya menyajikan hantu, kutukan, dan teror supranatural, film ini menawarkan sesuatu yang lebih dalam.

Di balik elemen horornya, Badut Gendong berbicara tentang sistem yang memiskinkan masyarakat. Kisah Darso menjadi gambaran tentang ketidakadilan, ketimpangan sosial, serta bagaimana penderitaan dapat mendorong seseorang menuju titik paling gelap dalam hidupnya.

Dengan kombinasi horor, tragedi personal, kritik sosial, dan keterkaitannya dengan Qodrat Universe, Badut Gendong menjadi salah satu film yang layak masuk daftar tontonan bagi kalian yang ingin melihat horor Indonesia dari sudut pandang yang berbeda.

Editor : Aditya Novrian
#Badut Gendong #Qodrat #Fakta film #horror indonesia #film horror