RADAR MALANG- Surat At Takatsur merupakan surat ke-102 dalam Al Qur’an. Ini tergolong surat Makkiyah yang terdiri dari delapan ayat.
Ada sejumlah riwayat mengenai latar belakang turunnya surat ini. Salah satunya dari Ibnu Buraidah. Ia mengatakan bahwa turunnya ayat 1-2 surat At Takatsur terkait dengan dua kabilah dari Anshar, yaitu Bani al Haritsah dan Bani al Harits.
Kedua kabilah itu saling membanggakan diri dengan kekayaan dan keturunannya. Salah satu dari keduanya berkata, “Apakah kalian mempunyai pahlawan segagah Fulan dan Fulan?”
Baca Juga: Ngaji Jumat Asbabun Nuzul: Surat Al Humazah Turun karena Ulah Tokoh-Tokoh Kafir Quraisy Berikut Ini
Yang lainnya berkata seperti itu pula dengan maksud membanggakan kedudukan dan kekayaan mereka yang masih hidup.
(Karena belum puas) mereka lalu saling mengajak ke kuburan dengan maksud untuk (saling pamer dengan) menunjukkan para tokoh mereka yang telah meninggal. “Mari kita ke kuburan.”
Kemudian masing-masing menunjuk kuburan dari tokoh yang dibanggakan, “Punyakah kalian pahlawan segagah Fulan dan Fulan?”
Atas hal ini Allah lalu menurunkan ayat 1-2 surat At Takatsur. Demikian hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Hatim, sebagaimana dinukil dari kitab Lubabun Nuqul fi Asbabin Nuzul karya Imam Jalaluddin As Suyuthi.
Riwayat lain berasal dari Ali bin Abi Thalib. Ia mengatakan, “Pada mulanya kami sangsi akan siksa kubur hingga turun ayat 1-4 surat At Takatsur yang menerangkan siksa kubur. Maka, hilanglah keraguan itu.” (HR Ibnu Jarir)
Adapun Imam Al-Qurthubi dalam tafsirnya seperti dikutip Muh. Hanif Rahman dalam NU Online mengatakan, ada banyak riwayat terkait latar belakang turunnya surat At Takatsur. Di antaranya, pertama, terkait orang-orang Yahudi yang saling bersaing tentang banyaknya jumlah mereka. Hal itu membuat mereka sibuk hingga mati dalam keadaan sesat. Ini diriwayatkan oleh Muqatil, Qatadah, dan selainnya.
Kedua, terkait Huyain dari kaum Quraisy Bani Abdu Manaf dan Bani Saham. Mereka saling menghitung dan bersaing dalam soal banyaknya pemimpin dan orang yang mulia dalam Islam. Ini diriwayatkan Ibnu Abbas, Muqatil, dan Al-Kalbi.
Ada pula riwayat dari Amru bin Dinar yang mengatakan ayat ini turun kepada para pedagang. Lalu, riwayat Qatadah yang mengatakan ayat ini turun kepada ahli kitab Syaiban. Dan, riwayat Ibnu Zaid yang menyebut bahwa ayat ini terkait Fahkidz dari kaum Anshar.
Demikian isi lengkap surat At Takatsur:
1) Alhaakum at takaatsur
Berbangga-bangga dalam memperbanyak (dunia) telah melalaikan kamu.
2) Hattaa zurtum al maqaabir
Sampai kamu masuk ke dalam kubur
3) Kallaa saufa ta’lamuun
Sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu)
4) Tsumma kallaa sauafa ta’lamuun
Sekali-kali tidak (jangan melakukan itu)! Kelak kamu akan mengetahui (akibatnya)
5) Kallaa lauta’lamuuna ‘ilmal yaqiin
Sekali-kali tidak (jangan melakukan itu)! Sekiranya kamu mengetahui dengan pasti (niscaya kamu tidak akan melakukannya)
6) Latarawunnal jahiim
Pasti kamu benar-benar akan melihat (neraka) Jahim
7) Tsumma latarawunnahaa ‘ainal yaqiin
Kemudian, kamu pasti benar-benar akan melihatnya dengan ainul yaqin.
8) Tsumma latus alunna yauma idzin ‘anin na’iim
Kemudian, kamu pasti benar-beanr akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu)
Editor : Tauhid Wijaya