Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bukan Kratos! God of War Laufey Hadir dengan Kisah Baru yang Mengejutkan

Keshia Putri Susetyo • Senin, 8 Juni 2026 | 02:00 WIB
Bukan Kratos! God of War Laufey Hadir dengan Kisah Baru yang Mengejutkan (Source:Youtube/@Playstation)
Bukan Kratos! God of War Laufey Hadir dengan Kisah Baru yang Mengejutkan (Source:Youtube/@Playstation)

MALANG, RADAR MALANG - Selama ini, nama Kratos selalu menjadi pusat perhatian dalam seri God of War. Namun, Sony Interactive Entertainment bersama Santa Monica Studio baru saja membuat kejutan besar dalam ajang Sony State of Play. Untuk pertama kalinya dalam sejarah waralaba God of War, pemain tidak akan mengendalikan sang Dewa Perang, melainkan istrinya, Laufey atau yang lebih dikenal sebagai Faye.

Pengumuman game terbaru berjudul God of War Laufey langsung mencuri perhatian para penggemar. Tak hanya menghadirkan karakter utama baru, game ini juga menawarkan cerita yang berlangsung bersamaan dengan peristiwa di God of War (2018), lengkap dengan dunia misterius dan ancaman dari berbagai mitologi dunia.

Baca Juga: Terisolasi dan Diburu: Kenapa Film Colony (2026) Layak Ditonton

Petualangan Faye Dimulai dari Alam Baka

Jika kalian masih mengingat awal cerita God of War (2018), kisah ini dimulai tepat setelah pemakaman Faye. Namun, alih-alih jiwanya menyatu dengan cahaya Alfheim, Faye secara misterius terbangun di sebuah dimensi alam baka para dewa bernama Everywhen.

Menariknya, seluruh perjalanan Faye di Everywhen berlangsung secara paralel dengan petualangan Kratos dan Atreus saat mendaki gunung tertinggi di Midgard. Dengan kata lain, saat Kratos dan Atreus menjalani perjalanan mereka, Faye ternyata sedang berjuang menghadapi ancaman lain di alam yang berbeda.

Faye kemudian menyadari bahwa rencana rahasia dan ramalan yang telah ia siapkan untuk melindungi keluarganya sedang berada dalam bahaya. Kekacauan yang terjadi di Everywhen mengancam masa depan Kratos dan Atreus, sehingga ia harus bertarung demi menyelamatkan mereka.

Baca Juga: Film Terbaru Dari Studio Ghibli Menggaet Dua Sutradara Terkenal

Everywhen, Tempat Berkumpulnya Dewa dari Berbagai Mitologi

Salah satu hal paling menarik dari God of War Laufey adalah kehadiran Everywhen. Dimensi ini digambarkan sebagai tempat berkumpulnya para dewa dan makhluk yang telah mati dari berbagai panteon mitologi dunia.

Konsep tersebut membuka peluang besar bagi pemain untuk bertemu karakter-karakter baru yang belum pernah muncul dalam seri God of War sebelumnya.

Dalam perjalanannya, Faye akan menghadapi sejumlah dewa yang memperebutkan kekuasaan di Everywhen. Dua musuh utama yang sudah dikonfirmasi adalah Sekhmet, Dewi Perang dari mitologi Mesir, serta Begtse, Dewa Perang dari mitologi Tibet dan Mongolia.

Kehadiran para dewa dari berbagai latar budaya ini membuat petualangan Faye terasa jauh lebih luas dibandingkan konflik yang selama ini berfokus pada mitologi Nordik.

Baca Juga: Top Pick K-Drama Juni 2026, Deretan Serial Korea yang Siap Menemani Waktu Luang

Gaya Bertarung Faye Sangat Berbeda dari Kratos

Jika Kratos dikenal dengan kekuatan brutal dan serangan yang menghancurkan, Faye hadir dengan pendekatan yang sangat berbeda.

Gameplay God of War Laufey berfokus pada pergerakan yang lebih cepat, fleksibel, dan agresif. Faye mengandalkan kombinasi serangan udara, kelincahan tinggi, serta pedang sihir yang menjadi senjata utamanya.

Kemampuan yang paling mencuri perhatian adalah Soul Abilities atau kemampuan manipulasi jiwa yang telah ditingkatkan. Melalui kekuatan ini, Faye dapat memukul musuh hingga jiwanya terlepas dari tubuhnya.

Yang membuatnya semakin unik, jiwa tersebut tidak hanya menjadi efek visual semata. Faye dapat memanfaatkannya sebagai senjata atau proyektil bumerang untuk menyerang musuh lain di sekitarnya.

Bagi kalian yang menyukai pertarungan cepat dan penuh kombinasi kreatif, mekanisme ini berpotensi menjadi salah satu fitur paling menarik dalam game tersebut.

Baca Juga: Fakta Film Badut Gendong yang Akan Menjadi Lawan Ustadz Qodrat Selanjutnya

Ditemani Dua Rekan Unik Selama Perjalanan

Layaknya Kratos yang ditemani Atreus dan Mimir, Faye juga tidak akan berpetualang sendirian.

Selama menjelajahi Everywhen, ia akan ditemani oleh dua karakter pendukung baru dengan kemampuan yang unik.

Pertama adalah Phranque atau Frank, sebuah kubus kosmik hidup yang berfungsi sebagai rekan bertarung selama pertempuran berlangsung.

Kedua adalah Rue, makhluk berbentuk pita hidup yang berperan sebagai pemandu informasi sepanjang perjalanan Faye.

Kehadiran keduanya diperkirakan akan menjadi elemen penting dalam pengembangan cerita maupun gameplay.

God of War Laufey dikembangkan secara eksklusif untuk memanfaatkan performa penuh PlayStation 5.

Meskipun Santa Monica Studio telah memperlihatkan video pengenalan gameplay perdananya, hingga saat ini tanggal rilis resmi masih belum diumumkan.

Namun, berdasarkan informasi yang tersedia, game ini diperkirakan paling cepat meluncur pada tahun 2027.

Dengan protagonis baru, dunia lintas mitologi, serta mekanisme pertarungan yang berbeda dari seri sebelumnya, God of War Laufey menjadi salah satu proyek paling ambisius dalam sejarah waralaba God of War. Pertanyaannya sekarang, apakah kalian siap menjelajahi Everywhen dan melihat sisi lain kisah keluarga Kratos melalui perjalanan Faye?

Editor : Aditya Novrian
#God of War #Laufey #Faye #PlayStation