Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ngaji Jumat Asbabun Nuzul: Surat Al Qadr Turun untuk Hibur Kaum Muslimin yang Iri Lihat Bani Israil  

Tauhid Wijaya • Jumat, 12 Juni 2026 | 05:10 WIB
SERIBU BULAN: Surat Al Qadr yang merupakan surat ke-97 dalam Al Qur
SERIBU BULAN: Surat Al Qadr yang merupakan surat ke-97 dalam Al Qur'an. Terdiri dari 5 ayat.

RADAR MALANG- Surat Al Qadr merupakan surat ke-97 dalam Al Qur’an. Terdiri dari lima ayat dan digolongkan sebagai surat Makkiyah karena diturunkan di Makkah. 

Tentang asbabun nuzul alias latar belakang turunnya surat ini, Imam Jalaluddin as Suyuthi dalam kitabnya, Lubabun Nuqul fi Asbabin Nuzul, mengutip hadis yang diriwayatkan Tirmidzi, Hakim, dan Ibnu Jarir.

Disebutkan bahwa Al Hasan bin Ali berkata bila Nabi Muhammad SAW pernah bermimpi melihat Bani Umayyah menduduki dan menguasai mimbarnya setelah beliau wafat. Beliau merasa tidak senang karenanya. Lalu, turunlah ayat 1 surat Al Kautsar dan ayat 1-5 surat Al Qadr untuk membesarkan hati beliau.

Al Qasim al Hirani mengatakan bahwa kekuasaan Bani Umayyah itu berlangsung selama kurang lebih seribu bulan (83 tahun lebih 4 bulan). (Sebagai catatan, Bani Umayyah naik tahta setelah Muawiyah bin Abu Sofyan menandatangani perjanjian damai dengan Hasan bin Ali, cucu Nabi, ed.)

Cuma, tulis Imam As Suyuthi, menurut Tirmizi hadis di atas berstatus gharib (hanya diriwayatkan oleh satu orang pada salah satu tingkatan sanad).

Bahkan Al Muzani dan Ibnu Katsir menyatakan bahwa hadis tersebut berstatus munkar alias dlaif alias lemah karena perawi atau orang yang meriwayatkannya sering berbuat kesalahan berat, banyak lupa, dan terlihat kefasikannya.

Baca Juga: Ngaji Jumat Asbabun Nuzul: Surat Al Ma’un Turun setelah Abu Jahal Hardik Bocah Yatim yang Minta Ini

Sedangkan hadis riwayat Ibnu Abi Hatim dan al Wahidi mengisahkan berikut. Bahwa bersumber dari Mujahid, Rasulullah SAW menyebut-nyebut seorang lelaki dari Bani Israil yang berjuang di jalan Allah dengan menggunakan senjatanya selama seribu bulan. 

Hal ini membuat kagum sekaligus iri kaum muslimin. Lalu Allah menurunkan ayat 1-3 surat Al Qadr yang menegaskan bahwa satu lailatul qadr lebih baik daripada perjuangan Bani Israil selama seribu bulan.

Ditambahkan oleh As Suyuthi, mengutip hadis riwayat Ibnu Jarir bahwa Mujahid pernah berkata, dahulu ada seorang lelaki Bani Israil yang rajin beribadah malam hingga pagi. Lalu, siangnya berjuang memerangi musuh. Perbuatannya itu dilakukan selama seribu bulan. Maka Allah menurunkan ayat 1-3 surat Al Qadr.

Secara lengkap, isi surat Al Qadr adalah sebagai berikut:

1)    Innaa anzalnaahu fii lailatil qadr

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada lailatul qadr

2)    Wa maa adraaka maa lailatul qadr

Dan tahukah kamu apa lailatul qadr itu?

3)    Lailatul qadri khairun min alfi syahr

Lailatul qadr itu lebih baik daripada seribu bulan

4)    Tanazzalul malaaikatu wa al ruuhu fiiha bi idzni Rabbihim min kulli amr

Pada malam itu turun malaikat dan Ruh (Malaikat Jibril) dengan izin dari Tuhannya untuk mengatur semua urusan

5)    Salaamun hiya hatta mathla’il fajr

Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar

Editor : Tauhid Wijaya
#ngaji jumat #asbabun nuzul #imam as suyuthi #surat al qadr