MALANG, RADAR MALANG – Tingginya minat investor terhadap sektor properti kos-kosan di Kota Malang mendorong permintaan hunian vertikal berbasis investasi terus meningkat. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Tomoland menghadirkan proyek Apart Kos Brawijaya, sebuah rumah kos (rukos) premium yang mengedepankan aspek legalitas yang aman serta lokasi strategis di kawasan Tlogomas, Malang.
Staf Pemasaran PT Tomoland, Dewi Erna, mengatakan bahwa keamanan hukum menjadi salah satu faktor utama yang kini menjadi perhatian investor sebelum menanamkan modal pada proyek properti.
“Legalitas Apart Kos Brawijaya sudah sangat jelas karena berstatus Sertifikat Hak Milik (SHM) on hand. Sertifikat sudah tersedia dan siap untuk proses balik nama kepada pembeli. Ini memberikan kepastian bagi investor sehingga risiko investasi dapat diminimalkan,” ujar Dewi.
Menurutnya, kepastian legalitas tersebut menjadi nilai tambah yang membuat investor berani mengalokasikan dana investasi dalam jumlah besar, mulai dari Rp 3,9 miliar hingga Rp 5,2 miliar per unit.
Selain legalitas yang matang, proyek yang berlokasi di kawasan Tlogomas ini juga dinilai memiliki prospek investasi menjanjikan. Lokasinya berada di kawasan yang dikenal sebagai 'Segitiga Emas' pendidikan di Malang. Hal ini karena lokasinya berdekatan dengan Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kampus III, serta Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.
“Lokasinya berada di tepi Jalan Raya Tlogomas yang menjadi pusat aktivitas mahasiswa," ujar Dewi.
Menurutnya, di sekitar kawasan ini terdapat berbagai fasilitas pendukung seperti pusat kuliner, kafe, hingga area perbelanjaan.
"Kombinasi antara legalitas yang aman dan lokasi premium inilah yang menjadi daya tarik utama bagi investor,” bebernya.
Apart Kos Brawijaya yang diluncurkan pada Maret lalu berdiri di atas lahan seluas 180 meter persegi. Proyek ini menawarkan dua pilihan unit, yakni tipe 18 kamar dengan dua lantai seharga Rp 3,9 miliar dan tipe 28 kamar dengan tiga lantai seharga Rp 5,2 miliar.
Setiap unit dirancang sebagai hunian premium dengan fasilitas kamar full furnished yang telah dilengkapi perabot dan perangkat elektronik. Selain itu, tersedia dapur bersama dan communal area di setiap lantai guna menunjang kenyamanan penghuni.
Tidak hanya itu, PT Tomoland juga menawarkan sistem pengelolaan operasional secara auto-pilot. Layanan tersebut mencakup pencarian penyewa, pengelolaan operasional, hingga perawatan bangunan sehingga investor dapat memperoleh pendapatan tanpa harus terlibat langsung dalam pengelolaan harian.
Tingginya kepercayaan pasar terhadap proyek ini terlihat dari capaian penjualan yang hampir habis dalam waktu singkat. Dari total tujuh unit eksklusif yang dipasarkan, saat ini hanya tersisa tiga unit.
Kepercayaan investor juga tercermin dari adanya pembeli yang melakukan repeat order. Investor tersebut sebelumnya telah memiliki unit tipe 18 kamar pada proyek Tomoland terdahulu yang telah beroperasi sukses selama sekitar satu tahun.
Melihat kinerja investasi yang dinilai positif serta rekam jejak pengembang yang telah mengelola lebih dari 600 kamar kos dan sukses menjual hampir 80 unit rukos dalam kurun satu tahun, investor tersebut kembali mempercayakan investasinya kepada PT Tomoland dengan membeli unit tipe 28 kamar di proyek Apart Kos Brawijaya.
“Investor yang sudah merasakan hasil dari proyek sebelumnya akhirnya kembali membeli unit yang lebih besar. Ini menunjukkan kepercayaan terhadap kualitas produk, pengelolaan, serta rekam jejak perusahaan,” ujar Dewi.
Dengan dukungan legalitas yang telah siap, lokasi strategis di kawasan pendidikan, serta sistem pengelolaan profesional, Apart Kos Brawijaya menjadi salah satu pilihan investasi properti kos di Malang yang saat ini banyak dilirik kalangan investor. (aw)
Editor : A. Nugroho