MALANG, RADAR MALANG – Menjerit saat adegan jump scare, menutup mata ketika hantu muncul, bahkan sulit tidur setelah pulang dari bioskop. Anehnya, banyak orang yang mengaku penakut justru menjadi penggemar film horor.
Fenomena ini cukup sering ditemukan. Seseorang yang takut gelap, takut sendirian, atau mudah terkejut justru rela membeli tiket film horor terbaru dan kembali menonton genre yang sama berulang kali.
Dalam psikologi, kondisi tersebut bukanlah hal yang aneh. Ketika menonton film horor, otak melepaskan hormon adrenalin dan dopamin yang memicu rasa tegang, jantung berdebar, serta sensasi seperti sedang menghadapi bahaya nyata.
Baca Juga: Royalti Musisi Indonesia di Spotify Tumbuh 16 Persen, 60 Persen Berasal dari Pendengar Globa
Namun, berbeda dengan ancaman di dunia nyata, penonton menyadari bahwa mereka sebenarnya aman. Mereka duduk di bioskop, berada di kamar, atau bersama teman-teman. Ketika film selesai, tubuh justru melepaskan hormon endorfin yang menimbulkan rasa lega dan puas.
Inilah yang membuat sebagian orang merasa ketagihan. Sensasi takut yang muncul ternyata diikuti oleh rasa nyaman karena berhasil melewati pengalaman tersebut.
Selain itu, film horor juga memberikan kendali penuh kepada penonton. Mereka dapat menutup mata, mengecilkan suara, atau berhenti menonton kapan saja. Berbeda dengan ketakutan dalam kehidupan nyata yang sering datang tanpa peringatan.
Bagi sebagian orang, menonton horor juga menjadi bentuk latihan mental. Mereka mencoba menghadapi kecemasan, ketidakpastian, dan rasa takut dalam lingkungan yang aman.
Fenomena ini menjelaskan mengapa orang yang paling sering berteriak di bioskop justru menjadi orang pertama yang membeli tiket film horor berikutnya. Bukan karena mereka tidak takut, melainkan karena mereka menikmati sensasi takut yang dapat dikendalikan.
Jadi, jika Anda termasuk orang yang penakut tetapi selalu penasaran dengan film horor terbaru, kemungkinan besar otak Anda memang sedang mencari sensasi aman yang menegangkan.
Baca Juga: Panama vs Inggris, The Three Lions Bidik Kemenangan demi Dekati Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026
Editor : Aditya Novrian