MALANG, RADAR MALANG – Menyusun rencana masa depan kini tidak lagi hanya dilakukan melalui daftar target atau catatan di buku agenda. Belakangan ini, membuat moodboard menjadi salah satu cara yang banyak dipilih untuk memvisualisasikan impian, tujuan hidup, hingga pencapaian yang ingin diraih dalam beberapa tahun ke depan.
Moodboard merupakan kumpulan gambar, ilustrasi, warna, kutipan, maupun kata-kata yang disusun dalam satu papan atau kanvas digital sebagai representasi dari target dan harapan seseorang. Konsep ini banyak digunakan untuk menggambarkan berbagai aspek kehidupan, mulai dari karier, pendidikan, kesehatan, hubungan, hingga gaya hidup yang ingin diwujudkan.
Tren ini semakin populer berkat media sosial. Banyak pengguna membagikan proses pembuatan vision board atau future moodboard melalui platform seperti Pinterest, TikTok, dan Instagram. Tidak sedikit yang menyusunnya di awal tahun, awal semester, atau saat memasuki fase baru dalam kehidupan sebagai bentuk penyemangat dalam mencapai tujuan.
Berbeda dengan sekadar menuliskan resolusi, moodboard menawarkan visual yang dianggap lebih mudah dipahami dan diingat. Gambar suasana kantor impian, kampus tujuan, destinasi wisata, rumah idaman, hingga kutipan motivasi disusun menjadi pengingat terhadap target yang ingin dicapai.
Baca Juga: MPLS Sebagai Bekal Agar Siswa Baru Cepat Beradaptasi
Selain dibuat secara digital, banyak orang juga memilih menyusun moodboard secara manual menggunakan guntingan majalah, foto, stiker, dan berbagai elemen dekoratif. Aktivitas ini tidak hanya menjadi sarana merencanakan masa depan, tetapi juga media untuk mengekspresikan kreativitas.
Meski tidak menjamin impian akan terwujud, moodboard menjadi salah satu cara untuk membantu seseorang memperjelas arah dan tujuan yang ingin dicapai. Dengan gambaran yang lebih konkret, proses menyusun langkah-langkah menuju masa depan pun dinilai menjadi lebih terarah dan terukur.
Editor : Aditya Novrian