KOTA MALANG, RADAR MALANG - JIKA dulu warnet identik dengan deretan komputer dan koneksi internet, kini konsep itu perlahan berubah. Di tengah semakin mudahnya masyarakat mengakses internet dari rumah, pengelola warnet dituntut menawarkan sesuatu yang tak bisa digantikan oleh jaringan wifi pribadi. Pengalaman bermain menjadi nilai jual yang kini diandalkan.
Perubahan itu terlihat di Hardcore Internet Lounge, Jalan Dieng, Kecamatan Klojen. Sejak beralih menjadi internet cafe pada 2017, tempat tersebut tak lagi hanya menyediakan game kompetitif yang menjadi favorit pemain lama. Mereka juga menghadirkan berbagai judul game AAA yang membutuhkan spesifikasi komputer tinggi.
Baca Juga: Gandeng Komunitas Gamer untuk Regenerasi Pelanggan
“Kami sudah mengikuti tren dengan menyediakan game AAA sejak beralih fokus menjadi Internet Cafe pada 2017. Jadi ada nilai tambahnya selain menyediakan game online saja,” ujar pemilik Hardcore Internet Lounge, Jovian Steviano Obert.
Pengunjung dapat memainkan sejumlah judul populer seperti Black Myth: Wukong, Hogwarts Legacy hingga Resident Evil: Requiem. Seluruh game dipastikan menggunakan lisensi resmi sehingga pelanggan dapat bermain tanpa harus menggunakan versi bajakan maupun crack.
Untuk mendukung pengalaman tersebut, pengelola menyediakan 120 unit komputer dengan spesifikasi yang beragam, mulai kelas menengah hingga perangkat berperforma tinggi yang mampu menjalankan gim-gim terbaru.
Baca Juga: Tips Aman Menggunakan Internet agar Terhindar dari Penipuan
Namun, menurut Jovian, spesifikasi komputer bukan lagi satu-satunya pertimbangan pelanggan. Kenyamanan selama berada di warnet kini juga menjadi kebutuhan yang tidak kalah penting. Karena itu, selain area reguler, tersedia ruang privat hingga ruangan khusus bagi streamer yang dilengkapi mikrofon dan kamera.
“Kami juga menyediakan ruangan khusus untuk wanita agar mereka bisa bermain lebih aman dan nyaman,” katanya.
Ruang khusus tersebut dapat digunakan hingga lima orang sekaligus. Kehadirannya menjadi salah satu upaya menjadikan warnet sebagai ruang yang lebih inklusif bagi seluruh kalangan.
Perubahan layanan itu menunjukkan bisnis warnet terus beradaptasi mengikuti kebutuhan pengguna. Ketika akses internet bukan lagi persoalan, kenyamanan, fasilitas, dan pengalaman bermain justru menjadi alasan utama pelanggan tetap datang dan bertahan selama bertahun-tahun. (zan/adn)
Editor : A. Nugroho