Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sekarang Gagang Telepon Jadul Bisa Disambungkan ke HP? Ini Cara Kerjanya

Aldila Kyanna • Senin, 29 Juni 2026 | 19:45 WIB
POP Phone yang terhubung ke smartphone melalui konektor USB-C. (Sumber: Instagram @nativeunion)
POP Phone yang terhubung ke smartphone melalui konektor USB-C. (Sumber: Instagram @nativeunion)

MALANG, RADAR MALANG – Media sosial belakangan ini diramaikan dengan kemunculan gagang telepon bergaya jadul yang ternyata dapat dihubungkan langsung ke smartphone.

Sekilas tampilannya memang menyerupai telepon rumah lawas, tetapi perangkat ini sebenarnya merupakan aksesori modern yang dirancang untuk digunakan bersama ponsel, tablet, maupun laptop.

Produk tersebut bernama POP Phone, aksesori buatan Native Union yang kembali dirilis pada akhir September 2025 dalam versi yang telah dimodernisasi.

Peluncuran ini sekaligus menjadi bagian dari perayaan 15 tahun berdirinya merek tersebut. Kini, POP Phone menggunakan konektor USB-C sehingga kompatibel dengan berbagai smartphone, tablet, dan laptop modern.

Baca Juga: Cerita Warga Binaan yang Menjalani Ramadan di Balik Jeruji Besi: "Saya Hanya Mendengar Kabar Anak dari Telepon Saja"

Berbeda dengan telepon rumah konvensional, POP Phone tidak dapat digunakan secara mandiri.

Pengguna cukup menyambungkannya ke perangkat yang mendukung panggilan suara, tanpa perlu mengisi daya maupun melakukan proses pairing seperti aksesori Bluetooth.  Setelah terhubung, handset dapat langsung digunakan untuk menelepon atau melakukan panggilan video melalui aplikasi seperti Zoom dan WhatsApp.

POP Phone juga dibekali mikrofon dan speaker berkualitas tinggi, tombol khusus untuk menerima dan mengakhiri panggilan, serta desain ergonomis yang diklaim lebih nyaman digenggam saat digunakan dalam percakapan berdurasi panjang.

Bentuk handset juga membuat pengguna dapat menjauhkan smartphone dari wajah selama menelepon.

Dalam keterangan resminya, Native Union menyebut bahwa teknologi seharusnya melayani manusia, bukan sebaliknya.

Melalui desain handset yang ikonik, perusahaan ingin menghadirkan pengalaman berbicara yang lebih sederhana, menyenangkan, dan lebih bermakna di tengah berbagai distraksi dari perangkat digital.

Viralnya POP Phone pun memunculkan rasa nostalgia di kalangan warganet. Perpaduan desain retro dengan teknologi modern membuat banyak orang penasaran untuk mencoba sensasi menelepon menggunakan gagang telepon klasik di era smartphone.

Baca Juga: Obsession Tayang di Indonesia, Simak Dorongan Curry Barker untuk Sineas Berani Rilis Film di YouTube

Editor : Aditya Novrian
#Pop Phone #telepon genggam #retro #smartphone #Teknologi