Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

HYROX Makin Viral di Indonesia, Kenali Tren Fitness Racing yang Cocok untuk Pemula

Parahita Ade Kumala • Rabu, 1 Juli 2026 | 02:00 WIB
HYROX: Olahraga hybrid yang populer (sumber foto: magnific)
HYROX: Olahraga hybrid yang populer (sumber foto: magnific)

MALANG, RADAR MALANG Dunia kebugaran kembali menghadirkan tren baru yang tengah digandrungi, yakni HYROX. Olahraga hybrid ini semakin populer di Indonesia karena memadukan lari dan latihan kekuatan dalam satu kompetisi yang bisa diikuti atlet maupun pemula.

Popularitas HYROX di Tanah Air mulai melonjak setelah pesepak bola Irfan Bachdim mencetak performa impresif pada ajang HYROX Hong Kong 2024. Pencapaiannya membuktikan bahwa atlet Indonesia mampu bersaing di level internasional sekaligus memicu antusiasme komunitas fitness untuk mencoba olahraga ini.

Berbeda dengan maraton yang hanya berfokus pada lari atau CrossFit yang identik dengan gerakan teknis berintensitas tinggi, HYROX menggabungkan keduanya dalam format yang sederhana. Peserta harus berlari 1 kilometer, lalu menyelesaikan satu latihan fungsional, kemudian kembali berlari hingga total delapan putaran atau 8 kilometer.

Baca Juga: Daftar Katering Diet di Malang, Mana yang Paling Ramah di Kantong Mahasiswa?

Delapan tantangan tersebut meliputi SkiErg, Sled Push, Sled Pull, Burpee Broad Jump, Rowing, Farmers Carry, Sandbag Lunges, hingga Wall Balls. Kombinasi ini melatih kekuatan otot, daya tahan jantung, keseimbangan, sekaligus kemampuan menjaga ritme tubuh saat kelelahan.

Format tersebut melahirkan konsep hybrid athlete, yaitu atlet yang tidak hanya kuat mengangkat beban, tetapi juga memiliki daya tahan kardio yang baik. Inilah yang membuat HYROX berbeda sekaligus menjadi tantangan baru bagi pencinta olahraga.

Meski terlihat berat, HYROX justru dikenal ramah bagi pemula karena tidak menerapkan batas waktu penyelesaian atau no time cap. Gerakan yang digunakan juga merupakan aktivitas alami seperti berlari, mendorong, menarik, membawa beban, dan melompat sehingga relatif aman dipelajari secara bertahap.

HYROX juga memiliki beberapa kategori, mulai dari Open, Pro, Doubles, hingga Relay. Kategori Doubles dan Relay menjadi pilihan favorit pemula karena beban latihan dapat dibagi bersama rekan setim.

Bagi yang ingin mencoba, latihan bisa dimulai dengan membangun stamina lari selama 45-60 menit, lalu mengombinasikannya dengan squat, lunges, sled push, atau latihan membawa kettlebell. Dengan konsep yang kompetitif, inklusif, dan mudah dipelajari, tidak heran jika HYROX kini menjadi salah satu tren fitness racing yang berkembang paling pesat di Indonesia.

Baca Juga: Norwegia vs Pantai Gading: Erling Haaland Jadi Andalan untuk Buru Tiket 16 Besar

Editor : Aditya Novrian
#hyrox #hidup sehat #maraton #Olahraga #Diet