Tur akan dimulai pada 29 September di Ryman Auditorium, Nashville, dan ditutup pada 10 November di Roadrunner, Boston. Selama tur berlangsung, Geese dijadwalkan tampil di berbagai kota besar seperti Asheville, Mexico City, Phoenix, San Diego, Los Angeles, Oakland, Seattle, Salt Lake City, Denver, Kansas City, Chicago, Toronto, Washington D.C., hingga Philadelphia.
Baca Juga: Royalti Musisi Indonesia di Spotify Tumbuh 16 Persen, 60 Persen Berasal dari Pendengar Global
Salah satu pertunjukan yang paling dinantikan adalah konser di Forest Hills Stadium, Queens, pada 2 Oktober. Konser tersebut menjadi penampilan utama terbesar Geese sepanjang karier mereka. Antusiasme penggemar yang tinggi juga membuat band ini menambah jadwal konser kedua di beberapa kota, termasuk Los Angeles, Oakland, Seattle, Chicago, Toronto, dan Philadelphia.
Sejak merilis Getting Killed pada 2025, Geese menikmati berbagai pencapaian penting. Band yang digawangi Cameron Winter ini tampil di Saturday Night Live, mengisi sesi Tiny Desk Concert NPR, memenangkan penghargaan BRIT Awards kategori International Group of the Year, serta masuk nominasi American Music Awards untuk kategori Breakthrough Rock/Alternative Artist. Album Getting Killed juga masuk dalam daftar album terbaik 2025 versi sejumlah media seperti TIME, The New Yorker, dan The New York Times.
Sebelum mengumumkan tur terbaru, Geese lebih dulu tampil di Coachella 2026 dan menuai pujian dari sejumlah kritikus musik. Pitchfork memasukkan penampilan mereka sebagai salah satu yang terbaik di festival tersebut, sementara Variety menyebut Geese sebagai band rock New York paling menonjol sejak era The Strokes.
Baca Juga: Joyland Fest 2026 Hadirkan Slowdive Hingga Caribou, Ini Jadwal serta Harga Tiketnya
Menjelang tur musim gugur, Geese juga akan tampil di sejumlah festival musik besar seperti Primavera Sound Barcelona, Governors Ball, Bonnaroo, Osheaga, Lollapalooza, dan Outside Lands.
Penjualan tiket presale dibuka mulai 29 April, sedangkan penjualan umum dimulai pada 1 Mei. Band ini juga kembali bekerja sama dengan organisasi PLUS1, di mana satu dolar dari setiap tiket yang terjual akan disumbangkan untuk mendukung berbagai program sosial di kota kota yang mereka kunjungi.
Editor : Aditya Novrian